Puasa Ramadhan Harus Ada Niat Sebelum Fajar


Perlu diketahui bahwasanya niat puasa harus ada sebelum fajar di bulan Ramadhan. Sehingga jika seseorang ketiduran dan belum ada niat untuk puasa di hari berikutnya kemudian dia bangun telat ketika setelah terbitnya fajar, maka dia harus mengganti puasa di hari yang lain, karena puasanya tidak lah sah.

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ لَمْ يُجْمِعِ الصِّيَامَ قَبْلَ الْفَجْرِ، فَلَا صِيَامَ لَهُ

“Barangsiapa yang belum meniatkan puasa sebelum fajar, maka tidak ada puasa baginya” (HR. Abu Daud no. 2454; Shahih sebagaimana yang dinyatakan oleh Al-Albani)

Namun kasus hadits di atas hanyalah puasa Ramadhan saja. Adapun puasa sunnah, maka itu diperbolehkan untuk meniatkannya setelah fajar. Sebagaimana yang diriwayatkan dari Aisyah radhiyallahu anha. Aisyah berkata:

دَخَلَ عَلَيَّ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَاتَ يَوْمٍ فَقَالَ: « هَلْ عِنْدَكُمْ شَيْءٌ؟» فَقُلْنَا: لَا، قَالَ: «فَإِنِّي إِذَنْ صَائِمٌ» ثُمَّ أَتَانَا يَوْمًا آخَرَ فَقُلْنَا: يَا رَسُولَ اللهِ، أُهْدِيَ لَنَا حَيْسٌ فَقَالَ: «أَرِينِيهِ، فَلَقَدْ أَصْبَحْتُ صَائِمًا» فَأَكَلَ

“Nabi shallallahu alaihi wa sallam masuk ke dalam rumahku pada suatu hari. Maka beliau bersabda: “Apakah kalian memiliki makanan?” Maka kami menjawab: “Tidak wahai Rasulullah”. Maka beliau bersabda: “Maka kalau begitu aku berpuasa”. Kemudian beliau mendatangi rumah kami di hari lain, maka kami berkata: “Wahai Rasulullah, kami diberi hadiah Hais (salah satu jenis makanan yaitu kurma dan keju dicampur dan diadon sehingga menjadi seperti bubur).”Maka beliau bersabda: “Coba perlihatkan kepadaku. Aku tadi pagi masih puasa”. Maka kemudian beliau pun memakannya.” (HR. Muslim no. 170)

Sehingga kita memiliki kesimpulan bahwa meniatkan puasa ramadhan sebelum fajar adalah wajib dan termasuk syarat sahnya puasa, barangsiapa yang meninggalkannya maka puasanya tidak lah sah. Adapun pada kasus puasa sunnah, maka hukumnya tidaklah wajib.

Allahu a’lam. Semoga bermanfaat. Wa shallallahu alaa nabiyyinaa Muhammad.

Abdurrahman Al-Amiry

Artikel: alamiry.net
----------
Kesempatan bagi anda untuk mendapatkan amal jariyah. Dukung dakwah “Kajian Al-Amiry” dengan mengirimkan donasi ke salah satu rekening di bawah ini:

BCA 3000712298 a.n Muhammad Abdurrahman

BSM 7108850811 a.n Muhammad Abdurrahman 

Rekening khusus donasi media dakwah dan kajian Al-Amiry. Terima kasih, jazaakumullah khairan. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar