1

Pembahasan apakah Dajjal dari bangsa jin ataukah manusia, memang diperselisihkan oleh para ulama. Namun kita memiliki dalil-dalil yang menguatkan bahwa dajjal dari bangsa manusia dan bukanlah jin.

Pertama: Hadits Tamim Ad-Dari radhiyallahu anhu bersama hewan yang bernama Jassasah. Hewan inipun menunjukkan kepada Tamimm Ad-Dari mengenai tempat Dajjal berada. Tamim Ad-Dari berkata:

فَانْطَلَقْنَا سِرَاعًا، حَتَّى دَخَلْنَا الدَّيْرَ، فَإِذَا فِيهِ أَعْظَمُ إِنْسَانٍ رَأَيْنَاهُ قَطُّ خَلْقًا، وَأَشَدُّهُ وِثَاقًا، مَجْمُوعَةٌ يَدَاهُ إِلَى عُنُقِهِ، مَا بَيْنَ رُكْبَتَيْهِ إِلَى كَعْبَيْهِ بِالْحَدِيدِ

“Maka kami pergi dengan bersegera. Hingga kami masuk ke dalam ruangan. Ternyata di dalamnya terdapat dajjal manusia yang tubuhnya paling besar dari manusia yang pernah kami lihat dan manusia diikat dengan paling kuat. Kedua tangannya diikat ke lehernya antara kedua lututnya dan kedua mata kakinya dengan besi” (HR. Muslim)

Hadits di atas adalah penguat bahwa dajjal dari bangsa manusia dan bukan jin.

Kedua: Hadits perjumpaan nabi shallallahu alaihi wa sallam dengan Ibnu Shayyad. Ibnu Shayyad adalah seorang manusia yang dikira oleh nabi shallallahu alaihi wa sallam dan para sahabatnya sebagai dajjal.

Dalam sebuah hadits yang panjang, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam mengira bahwa Ibnu Shayyad adalah dajjal dan nabi ragu akan hal tersebut.

Dari hadits ini, kita juga dapat menyimpulkan bahwa dajjal adalah manusia dan bukan jin.

Dan syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah ditanya tentang perkara hal ini:

هل الدجال من بني آدم؟

“Apakah Dajjal dari keturunan anak Adam?”

Beliau rahimahullah menjawab:

الدجال من بني آدم. وبعض العلماء يقول: إنه شيطان. وبعضهم يقول: إن أباه إنسي، وأمه جنية، وهذه الأقوال ليست صحيحة، فالذي يظهر: أن الدجال من بني آدم، وأنه يحتاج إلى الأكل والشرب، وغير ذلك، ولهذا يقتله عيسى قتلا عاديا كما يقتل البشر

“Dajjal adalah anak keturunan Adam. Dan sebagian ulama mengatakan: Bahwasanya Dajjal adalah syaithan (jin). Dan sebagian lagi mengatakan: Bahwasanya bapaknya adalah manusia namun ibunya adalah jin. Perkataan-perkataan ini tidaklah benar. Maka yang terlihat adalah bahwa Dajjal dari keturunan Adam. Dan dia butuh untuk makan dan minum dan selainnya. Maka dari itu, Isa alaihissalam membunuhnya dengan cara biasa sebagaimana manusia itu terbunuh” (Majmu’ Fatawa 2/19)

Semoga yang sedikit ini bermanfaat, wa shallallahu alaa nabiyyinaa Muhammad. 



-----
Ingin pahala jariyah yang terus mengalir? Mari bergabung untuk menyebarkan dakwah sunnah dan dan islam yang murni bersama Kajian Al-Amiry. Kirim donasi anda ke salah satu rekening di bawah ini:

- Bank BCA No Rek 3000573069 a/n: Muhammad Abdurrahman
- Bank BNI No Rek 0360066890 a/n: Muhammad Abdurrahman

Donasi yang  diberikan akan digunakan untuk kelancaran dakwah kita bersama. Dan dukungan anda insya Allah akan semakin memperkuat dakwah sunnah di atas bumi Allah.

Nb: Mohon lakukan konfirmasi ke email: webkajianalamiry@gmail.com atau ke nomor 082282012864 jika bapak/ibu telah mengirimkan donasi. 

Poskan Komentar

 
Top