0

Assalamualaikum.. Ustadz mau tanya keutamaan shalat ashar di antara shalat wajib yang lain, subuh dzuhur magrib dan isya. Terima kasih. (Saudari Andriyani Susanti)

Jawab:

Wa’alaikumussalam..

Diantara keutamaan shalat ashar yang telah disebutkan dalam riwayat-riwayat dari nabi shallallahu alaihi wa sallam adalah:

- Sabda Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam:

 مَنْ صَلَّى البَرْدَيْنِ دَخَلَ الجَنَّةَ

“Barangsiapa yang shalat bardain (ashar dan subuh), maka dia masuk surga” (HR. Bukhari dan Muslim)

Bardain ini adalah 2 waktu sejuk dari siang hari. Yang mana panas tidaklah menyengat di dua  waktu tersebut. Dan itu tepatnya ketika ashar dan subuh, dua ujung siang (ujung mula siang hari dan ujung akhir siang hari).

Muhammad Fu’ad Abdul Baqi menjelaskan:

من صلى البردين أي من صلى صلاة الفجر والعصر لأنهما في بردي النهار أي طرفيه حين يطيب الهواء

“Barangsiapa yang shalat bardain (2 waktu sejuk), maksudnya adalah shalat shubuh dan ashar. Karena keduanya dilakukan di waktu 2 siang yang sejuk yakni “dua ujung siang” ketika hawa sedang sejuk” (Shahih Muslim 1/440)

- Sabda Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam pula:

لَا يَلِجُ النَّارَ مَنْ صَلَّى قَبْلَ طُلُوعِ الشَّمْسِ، وَقَبْلَ غُرُوبِهَا

“Tidak akan masuk neraka orang yang shalat sebelum matahari terbit dan terbenam -shalat shubuh dan ashar-“ (HR. Muslim)

- Dan bahkan di antara keagungan shalat ashar, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam sangat mewanti-wanti ummatnya untuk tidak meninggalkan shalat ashar secara khusus. Beliau bersabda:

مَنْ تَرَكَ صَلاَةَ العَصْرِ حَبِطَ عَمَلُهُ

“Barangsiapa yang meninggalkan shalat ashar, maka amalannya telah batal” (HR. Bukhari)

Dan begitupula Allah ta’ala mengkhususkan penyebutan shalat ashar di antara shalat-shalat lainnya. Allah berfirman:

حافظوا على الصلوات والصلاة الوسطى وقوموا لله قانتين

 “Jagalah shalat-shalat dan shalat wustha (ashar). Dan tegaklah untuk Allah dengan khusyu” (QS. Al-Baqarah: 238)

Para jumhur ulama sahabat dan tabi’in menafsirkan shalat wustha adalah shalat ashar. Dengan dalil, sabda Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam ketika perang ahzab:

شَغَلُونَا عَنِ الصَّلَاةِ الْوُسْطَى، صَلَاةِ الْعَصْرِ، مَلَأَ اللهُ أَجْوَافَهُمْ، وَقُبُورَهُمْ نَارًا

“Mereka menyibukkan kami dari shalat wustha yakni shalat Ashar. Semoga Allah isi perut mereka dan kuburan mereka dengan api neraka” (HR. Muslim)

Dalam riwayat lain disebutkan:

مَلَأَ اللَّهُ قُبُورَهُمْ وَبُيُوتَهُمْ نَارًا، كَمَا شَغَلُونَا عَنْ صَلاَةِ الوُسْطَى حَتَّى غَابَتِ الشَّمْسُ

“Semoga Allah mengisi kuburan mereka dan rumah mereka dengan api neraka. Sebagaimana mereka telah menyibukkan kami dari shalat wushta hingga matahari terbenam” (HR. Bukhari)


Jadi mungkin ini yang dapat saya paparkan dari keutamaan dan pentingnya shalat ashar. Kurang lebihnya saya mohon maaf. Wa shallallahu alaa nabiyyinaa Muhammad. 



-----
Ingin pahala jariyah yang terus mengalir? Mari bergabung untuk menyebarkan dakwah sunnah dan dan islam yang murni bersama Kajian Al-Amiry. Kirim donasi anda ke salah satu rekening di bawah ini:

- Bank BCA No Rek 3000573069 a/n: Muhammad Abdurrahman
- Bank BNI No Rek 0360066890 a/n: Muhammad Abdurrahman

Donasi yang  diberikan akan digunakan untuk kelancaran dakwah kita bersama. Dan dukungan anda insya Allah akan semakin memperkuat dakwah sunnah di atas bumi Allah.

Nb: Mohon lakukan konfirmasi ke email: webkajianalamiry@gmail.com atau ke nomor 082282012864 jika bapak/ibu telah mengirimkan donasi.

Poskan Komentar

 
Top