4

Pertanyaan:

Assalamualaikum,,ustad saya mau nanya,ada seseorang dia tidak bisa membaca Al-Qur'an tapi hanya bisa baca artinya saja,maksud saya tidak bisa baca tulisan arabnya tapi hanya bisa baca artinya saja,dan dia memahami & mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari,pertanyaan saya apakah sama pahalanya dengan orang yg bisa membaca tulisan arabnya & hukumnya apa mohon penjelasanya ustad,terimakasih sebelumnya.

(Dari saudari Nilam anggota grup T/J Kajian Al Amiry)

Jawab:

Disebutkan dalam sebuah hadits shahih, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ، وَالحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا، لَا أَقُولُ الم حَرْفٌ، وَلَكِنْ أَلِفٌ حَرْفٌ وَلَامٌ حَرْفٌ وَمِيمٌ حَرْفٌ

“Barangsiapa yang membaca sebuah huruf dari kitab Allah, maka baginya akan mendapatkan sebuah kebaikan. Dan sebuah kebaikan akan dilipat gandakan menjadi 10 ganjaran. Aku tidak mengatakan Alif Laam Miim adalah sebuah huruf. Akan tetapi Alif adalah satu huruf fan Laam adalah satu huruf dan Miim adalah satu huruf” (HR. Tirmidzi dan dishahihkan oleh Al-Albani)

Sedangkan  orang yang hanya membaca terjemahan Al-Qurannya saja, maka dia tidak membaca satu huruf dari teks Al-Quran dia hanya membaca teks terjemahan. Maka dia tidak mendapatkan pahala membaca huruf-huruf Al-Quran yang telah diterangkan oleh Rasulullah shallalahu alaihi wa sallam, berbeda dengan orang yang membacanya.

Kalau ditanyakan: “Dia tidak bisa membaca teks Al-Quranya, maka apakah ada solusi untuknya ?”

Jawabannya : “Tentu ada”.  Yakni belajar untuk membaca Al-Quran dan tidak mencukupkan diri dengan membaca terjemahannya saja.

Walaupun dia terbata-bata dalam membaca Al-Quran dan tidak mahir karena masih pemula, maka dia akan tetap mendapatkan pahala membaca huruf-huruf Al-Quran dan justru ditambah lagi oleh dengan pahala bersabar atas kesulitan di saat membacanya.

Rasulullah shallallahu alahi wa sallam bersabda:

الْمَاهِرُ بِالْقُرْآنِ مَعَ السَّفَرَةِ الْكِرَامِ الْبَرَرَةِ، وَالَّذِي يَقْرَأُ الْقُرْآنَ وَيَتَتَعْتَعُ فِيهِ، وَهُوَ عَلَيْهِ شَاقٌّ، لَهُ أَجْرَانِ

“Orang yang mahir dalam membaca Al-Quran maka dia akan bersama kumpulan malaikat yang ta’at. Dan orang yang membaca Al-Quran dalam keadaan terbata-bata dan dia kesulitan dalam membacanya, maka dia akan mendapatkan 2 pahala” (HR. Muslim)

Para ulama menjelaskan 2 pahala disini adalah:

- Pahala membaca huruf Al-Quran yang mana 1 hurufnya akan dilipat gandakan menjadi 10 ganjaran kebaikan.

- Pahala bersabar untuk selalu belajar dan membaca Al-Quran, walau pertamanya terbata-bata dan kesulitan.

Maka, sangat rugi orang yang tidak membaca Al-Qurannya secara langsung karena dia akan kehilangan ribuan pahala yang akan diberikan oleh Allah ta’ala. Betapa tidak, jika satu hurufnya akan dilipatkan gandakan olehNya menjadi 10 kebaikan ??

Semoga pemaparan ini bermanfaat. Wa shallallahu alaa nabiyyinaa Muhammad. 


-----
Ingin pahala jariyah yang terus mengalir? Mari bergabung untuk menyebarkan dakwah sunnah dan dan islam yang murni bersama Kajian Al-Amiry. Kirim donasi anda ke salah satu rekening di bawah ini:

- Bank BCA No Rek 3000573069 a/n: Muhammad Abdurrahman
- Bank BNI No Rek 0360066890 a/n: Muhammad Abdurrahman

Donasi yang  diberikan akan digunakan untuk kelancaran dakwah kita bersama. Dan dukungan anda insya Allah akan semakin memperkuat dakwah sunnah di atas bumi Allah.

Nb: Mohon lakukan konfirmasi ke email: webkajianalamiry@gmail.com atau ke nomor 082282012864 jika bapak/ibu telah mengirimkan donasi.

Poskan Komentar

  1. Jadi kalo hanya membaca terjemahannya ga dapat pahala ya? Astagfirullah .
    Kalo mau share ke facbook, caranya fmn ta?sialnya ga ada tombol sharenya

    BalasHapus
  2. sebenarnya jika kita ingin mempelajari al-qur'an adalah dibaca, dimaknai artinya dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.. jika kita hanya belajar al-qur'an sampai khatam pun kalau tidak dimaknai artinya maka kita sendiri tidak akan pernah tau dari arti dan isi al-qur'an itu sendiri.. karna kebanyakan dari kalangan umat islam sekarang ini hanya membaca saja tapi tidak memaknai artinya dan mengamalkan, yg diamalkan disini bukan berarti al-qur'an itu dibaca terus tp diamalkan isi daripada arti dan makna yang terkandung di dalamnya..

    BalasHapus
  3. assalamu'alaikum saya mau bertanya, sejak kuliah saya membaca al quran dalam al quran yang ada terjemahannya.. bagaimana itu apakah boleh? atau harus baca dalam alquran tanpa terjemahan

    BalasHapus
  4. alhamdulillah informasi yang sangat bermanfaat. terimakasih

    BalasHapus

 
Top