0

Islam sangat menganjurkan nikah dan hal itu karena beberapa sebab yang sangat agung. Yang mana akan kita bahas pada kesempatan ini. Diantara sebab-sebab yang dianjurkannya untuk menikah adalah:

1- Nikah adalah sunnah nabi shallallahu alaihi wa sallam. Dahulu ada salah seorang sahabat yang enggan untuk menikah dengan alasan agar kuat ibadah dan tak terlalaikan dari ibadah karena nikah. Sahabat ini mengatakan:

أَنَا أَعْتَزِلُ النِّسَاءَ فَلاَ أَتَزَوَّجُ أَبَدًا

“Saya akan menjauh dari wanita maka aku tidak akan menikah selama-lamanya”.

Maka nabi mendengar perkataan tersebut lantas beliau berkata:

أَنْتُمُ الَّذِينَ قُلْتُمْ كَذَا وَكَذَا، أَمَا وَاللَّهِ إِنِّي لَأَخْشَاكُمْ لِلَّهِ وَأَتْقَاكُمْ لَهُ لكني أَتَزَوَّجُ النِّسَاءَ، فَمَنْ رَغِبَ عَنْ سُنَّتِي فَلَيْسَ مِنِّي

“Engkau yang mengatakan hal seperti ini dan seperti ini ? Adapun aku maka demi Allah, aku adalah orang yang paling takut kepada Allah diantara kalian dan paling bertakwa diantara kalian. Akan tetapi aku menikahi wanita. Maka barangsiapa yang membenci sunnahku maka dia bukan bagian dariku” (HR. Bukhari Muslim)

2- Dan menikah bukan hanya sunnah nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam saja. Melainkan juga sunnah dari para rasul alaihimusshalatu wassalam.

Allah subhanahu wa ta’ala telah berfirman memberi kabar:

وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا رُسُلًا مِنْ قَبْلِكَ وَجَعَلْنَا لَهُمْ أَزْوَاجًا وَذُرِّيَّةً

“Dan kami telah mengirimkan rasul-rasul sebelummu (Muhammad) dan kami jadikan untuk mereka istri-istri dan keturunan” (QS. Ar-Ra’d: 38)

3- Menikah adalah jalan menyempurnakan sebagian agama seseorang. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

إِذَا تَزَوَّجَ الْعَبْدُ فَقَدْ كَمُلَ نِصْفُ الدِّينِ، فَلْيَتَّقِ اللهَ فِي النِّصْفِ الْبَاقِي

“Jika seorang hamba telah menikah, maka setengah agamanya telah sempurna. Maka hendaklah dia bertakwa kepada Allah di setengah sisanya” (HR. Baihaqi)

4- Membuat nabi shallallahu alaihi wa sallam bangga pada hari kiamat dengan banyaknya jumlah ummat beliau. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

تَزَوَّجُوا الْوَدُودَ الْوَلُودَ فَإِنِّي مُكَاثِرٌ بِكُمُ الْأُمَمَ

“Nikahilah wanita yang pengasih dan subur. Sesungguhnya aku bangga dengan banyak jumlah kalian di hadapan ummat-ummat lainnya” (HR. Abu Daud)

5- Menghindari fitnah-fitnah untuk para pemuda. Maka dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam sangat menganjurkan untuk para pemuda agar menikah:

يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ مَنِ اسْتَطَاعَ مِنْكُمُ البَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ، وَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَعَلَيْهِ بِالصَّوْمِ فَإِنَّهُ لَهُ وِجَاءٌ

“Wahai para pemuda, barangsiapa yang sudah mampu bagi kalian untuk memberikan nafkah maka menikahlah. Dan barangsiapa yang tidak mampu maka berpuasalah sesungguhnya puasa bagi para pemuda adalah tameng perisai” (Hr. Bukhari)

6- Sedekah dengan cara jima’ dan hal itu tidak akan di dapatkan kecuali dari jalur menikah. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

وَفِي بُضْعِ أَحَدِكُمْ صَدَقَةٌ، قَالُوا: يَا رَسُولَ اللهِ، أَيَأتِي أَحَدُنَا شَهْوَتَهُ وَيَكُونُ لَهُ فِيهَا أَجْرٌ؟ قَالَ: «أَرَأَيْتُمْ لَوْ وَضَعَهَا فِي حَرَامٍ أَكَانَ عَلَيْهِ فِيهَا وِزْرٌ؟ فَكَذَلِكَ إِذَا وَضَعَهَا فِي الْحَلَالِ كَانَ لَهُ أَجْرٌ

“Dan pada jima’mu terdapat sedekah”. Maka para sahabat bertanya: Wahai Rasulullah, Mengapa bisa salah satu dari kita mendatangi syahwatnya ternyata malah mendapatkan pahala ? Maka beliau menjawab: “Bagaimana pendapat kalian jika dia meletakkan syahwatnya dalam perkara yang haram, tidakkah baginya adalah dosa ? Maka begitu pula jika dia meletakkannya dalam perkara yang halal maka dia akan mendapatkan pahala” (HR. Muslim)

7- Mendapatkan sebaik-baik perhiasan dunia. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

الدُّنْيَا مَتَاعٌ، وَخَيْرُ مَتَاعِ الدُّنْيَا الْمَرْأَةُ الصَّالِحَةُ

“Dunia adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita shalihah” (HR. Muslim)

Dan masih banyak lagi hal-hal yang menjadi sebab bagi syariat untuk menganjurkan pernikahan. Semoga yang sedikit ini bermanfaat dan semoga bisa menjadi penyemangat bagi para pemuda dan pemudi agar tidak menunda-nunda pernikahan.


-----
Ingin pahala jariyah yang terus mengalir? Mari bergabung untuk menyebarkan dakwah sunnah dan dan islam yang murni bersama Kajian Al-Amiry. Kirim donasi anda ke salah satu rekening di bawah ini:

- Bank BCA No Rek 3000573069 a/n: Muhammad Abdurrahman
- Bank BNI No Rek 0360066890 a/n: Muhammad Abdurrahman

Donasi yang  diberikan akan digunakan untuk kelancaran dakwah kita bersama. Dan dukungan anda insya Allah akan semakin memperkuat dakwah sunnah di atas bumi Allah.

Nb: Mohon lakukan konfirmasi ke email: webkajianalamiry@gmail.com atau ke nomor 082282012864 jika bapak/ibu telah mengirimkan donasi.

Poskan Komentar

 
Top