0

Ketika kita melakukan dosa maka diwajibkan atas kita untuk bertaubat dengan memenuhi syarat-syarat taubat. Namun alangkah baiknya taubat ini diringi dengan shalat taubat, tujuannya adalah menjadikan shalat ini sebagai sebuah wasilah agar dosa-dosa kita benar-benar diampuni oleh Allah ta’ala.

Diantara riwayat hadits yang menganjurkan kita untuk melakukan shalat taubat adalah:

1- Sabda Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam:

مَا مِنْ عَبْدٍ يُذْنِبُ ذَنْبًا، فَيُحْسِنُ الطُّهُورَ، ثُمَّ يَقُومُ فَيُصَلِّي رَكْعَتَيْنِ، ثُمَّ يَسْتَغْفِرُ اللَّهَ، إِلَّا غَفَرَ اللَّهُ لَهُ، ثُمَّ قَرَأَ هَذِهِ الْآيَةَ: {وَالَّذِينَ إِذَا فَعَلُوا فَاحِشَةً أَوْ ظَلَمُوا أَنْفُسَهُمْ ذَكَرُوا اللَّهَ} إِلَى آخِرِ الْآيَةِ

"Tidaklah seorang hamba melakukan sebuah dosa, kemudian bersuci dengan sebaik-baiknya. Kemudian tegak untuk melakukan shalat, kemudian beristighfar kepada Allah, kecuali Allah akan mengampuni dosa-dosanya. Kemudian Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam membaca ayat ini: “Dan orang-orang yang melakukan sebuah perkara yang keji atau mendzalimi diri mereka sendiri maka mereka langsung bersegera untuk mengingat Allah... sampai akhir ayat” (QS. Ali Imran: 135)” [HR. Abu Daud; Shahih]

2- Sabda Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam:

مَنْ تَوَضَّأَ فَأَحْسَنَ وُضُوءَهُ ثُمَّ قَامَ فَصَلَّى رَكْعَتَيْنِ، أَوْ أَرْبَعًا - شَكَّ سَهْلٌ - يُحْسِنُ فِيهِمَا الذِّكْرَ، وَالْخُشُوعَ ثُمَّ اسْتَغْفَرَ اللهَ عَزَّ وَجَلَّ غَفَرَ لَهُ

“Barangsiapa yang berwudhu kemudia dia menyempurnakan wudhu dengan bagus kemudian tegak dan melaksanakan shalat 2 raka’at atau 4 raka’at -Sahl (perawi) ragu- dan dia benar-benar memperindah dzikir dan khusyu’ kemudian meminta ampun kepada Allah niscaya Allah akan mengampuninya” (HR. Ahmad; Hasan)

Dari hadits diatas, maka jika seorang hamba melakukan sebuah dosa, diwajibkan atasnya untuk bertaubat dan dianjurkan baginya untuk melakukan shalat taubat niscaya Allah akan mengampuni seluruh dosa-dosanya. 


Dan caranya cukup melakukan shalat 2 rakaat, kemudian di akhir shalat dia meminta ampun kepada Allah dari seluruh dosa-dosa yang telah dilakukannya dan beristighfar kepada Allah. Niscaya Allah akan mengampuni seluruh dosa-dosanya.

PenulisMuhammad Abdurrahman Al Amiry

Artikelalamiry.net (Kajian Al Amiry)

Anda diperkenankan untuk menyebarkan, re-publikasi, copy-paste atau mencetak artikel yang ada di alamiry.net dengan menyertakan alamiry.net sebagai sumber artikel.


Ikuti status kami dengan menekan tombol follow pada akun FB Muhammad Abdurrahman Al Amiry , dan tombol follow pada akun Twitter @ma_alamiry  

Poskan Komentar

 
Top