0

Sesungguhnya setiap hamba memiliki waktu-waktu diijabahinya doa. Maka carilah waktu-waktu tersebut dan berdoalah. Waktu-waktu tersebut banyak tidak diketahui oleh para hamba. Padahal waktu-waktu tersebut sangat sering berlalu di keseharian kita.

Maka hendaklah kita mengetahui waktu-waktu tersebut.

1- Ketika sepertiga malam. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الآخِرُ يَقُولُ: مَنْ يَدْعُونِي، فَأَسْتَجِيبَ لَهُ مَنْ يَسْأَلُنِي فَأُعْطِيَهُ، مَنْ يَسْتَغْفِرُنِي فَأَغْفِرَ لَهُ

“Rabb kita tabaraka wa ta’ala turun ke langit dunia pada tiap malam ketika tersisa sepertiga malam terakhir. Maka Allah berkata: “Barang siapa yang berdoa kepadaKu, maka akan Aku kabulkan, dan barang siapa yang meminta kepadaKu maka akan Aku berikan, dan barang siapa yang meminta ampun kepadaKu maka akan Aku ampunkan” (HR. Bukhari Muslim)

2- Ketika setelah adzan, yakni antara adzan dan iqamah. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

ثنتان لا تردان، أو قلما تردان الدعاء عند النداء، وعند البأس حين يلحم بعضهم بعضا

“2 doa yang tidak akan ditolak atau sangat jarang ditolak. Yakni doa setelah adzan dan doa ketika perang berkecamuk ketika sebagian mereka menyerang sebagian lainnya”  (HR. Abu Daud)

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam juga bersabda:

لا يرد الدعاء بين الأذان والإقامة

“Doa antara adzan dan iqamah tidak akan ditolak” (HR. Abu Daud)

3- Ketika sujud. Disinilah waktu yang sangat efeketif dikabulkannya doa. Karena dalam waktu sujud, kita sangat dekat dengan Rabb kita. Rasulullah shallahu alaihi wa sallam bersabda:

أَقْرَبُ مَا يَكُونُ الْعَبْدُ مِنْ رَبِّهِ، وَهُوَ سَاجِدٌ، فَأَكْثِرُوا الدُّعَاءَ

“Keadaan yang paling dekat antara seorang hamba dengan Rabbnya adalah ketika dia sujud. Maka perbanyaklah doa ketika sujud” (HR. Muslim)

4- Di akhir shalat sebelum salam. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam mengajarkan ummatnya untuk berdoa di akhir duduk tasyahhud sebelum salam agar memilih doa yang paling ia harapkan dan cintai. Beliau bersabda:

 ثُمَّ يَتَخَيَّرُ مِنَ الدُّعَاءِ أَعْجَبَهُ إِلَيْهِ، فَيَدْعُو

“Kemudian hendaklah dia memilih doa yang yang paling ia senangi, maka dia berdoa dengan doa itu” (HR. Bukhari)

5- Ketika selesai melaksanakan shalat-shalat fardhu. Ketika kita selesai melaksanakan shalat  5 waktu maka disitulah waktu sangat doa kita sangat didengar oleh Allah. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam ditanya:

أَيُّ الدُّعَاءِ أَسْمَعُ؟ قَالَ:جَوْفَ اللَّيْلِ الآخِرِ، وَدُبُرَ الصَّلَوَاتِ المَكْتُوبَاتِ

“Doa apa yang paling didengar? Rasulullah menjawab: “Ketika malam terakhir dan setelah shalat-shalat fardhu” (HR. Tirmidzi dan dihasankan oleh Al-Albani)

6- Ketika minum air zam-zam. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

ماء زمزم، لما شرب له

“Air zam-zam sesuai dengan untuk apa ia diminum” (HR. Ibnu Majah dan dishahihkan oleh Al-Albani)

Kalau kita minum untuk kesembuhan maka bagi kita kesembuhan dari Allah, kalau kita minum untuk kecerdasan maka bagi kita kecerdasan dari Allah, dan begitu seterusnya.

7- Ketika ayam berkokok. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

إِذَا سَمِعْتُمْ صِيَاحَ الدِّيَكَةِ، فَاسْأَلُوا اللهَ مِنْ فَضْلِهِ، فَإِنَّهَا رَأَتْ مَلَكًا، وَإِذَا سَمِعْتُمْ نَهِيقَ الْحِمَارِ، فَتَعَوَّذُوا بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ، فَإِنَّهَا رَأَتْ شَيْطَانًا

“Jika kalian mendengar ayam berkokok maka mintalah kepada Allah kemuliaanNya. Sesungguhnya dia sedang melihat malaikat. Dan jika kalian melihat ringkikan keledai maka mintalah pertolongan kepada Allah dari syaithan. Sesungguhnya dia sedang melihat syaithan” (HR. Bukhari Muslim)

8- Ketika sakit. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

إِذَا حَضَرْتُمُ الْمَرِيضَ فَقُولُوا خَيْرًا، فَإِنَّ الْمَلَائِكَةَ يُؤَمِّنُونَ عَلَى مَا تَقُولُونَ

“Ketika engkau sakit maka berkatalah dengan perkataan yang baik. Sesungguhnya malaikat mengaminkan apa yang engkau katakan” (HR. An-Nasa’i dan dishahihkan oleh Al-Albani)

9- Ketika didzalimi. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

وَاتَّقِ دَعْوَةَ المَظْلُومِ، فَإِنَّهُ لَيْسَ بَيْنَهُ وَبَيْنَ اللَّهِ حِجَابٌ

“Dan takutlah kamu dari doa orang yang terdzalimi. Sesungguhnya tidak ada penghalang apapun anatara dia dan Allah” (HR. Bukhari Muslim)

10- Ketika bangun dari tidur malam. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ تَعَارَّ مِنَ اللَّيْلِ، فَقَالَ: لاَ إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ، لَهُ المُلْكُ وَلَهُ الحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ، الحَمْدُ لِلَّهِ، وَسُبْحَانَ اللَّهِ، وَلاَ إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ، وَاللَّهُ أَكْبَرُ، وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ، ثُمَّ قَالَ: اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي، أَوْ دَعَا، اسْتُجِيبَ لَهُ، فَإِنْ تَوَضَّأَ وَصَلَّى قُبِلَتْ صَلاَتُهُ

“Barangsiapa yang bangun dari tidur malam. Maka dia berkata: Laa ilaaha illallah wahadahu laa syariika lah. Lahul mulku walahul hamdu wa huwa ‘alaa kulli syai’in qadiir. Alhamdulillah wa subhanallah wa laa ilaaha illallah wallahu akbar wa laa haula wa laa quwata illaabillah. Kemudian berkata: Ya Allah ampunilah aku atau berdoa dengan doa lainnya maka doanya akan dikabulkan. Dan jika dia berwudhu dan kemudian shalat maka shalatnya akan diterima” (HR. Bukhari)

Mungkin ini yang dapat kami paparkan. Semoga bermanfaat. Wa shallallahu ‘alaa nabiyyinaa Muhammad. 



Artikelalamiry.net (Kajian Al Amiry)

Anda diperkenankan untuk menyebarkan, re-publikasi, copy-paste atau mencetak artikel yang ada di alamiry.net dengan menyertakan alamiry.net sebagai sumber artikel.


Ikuti status kami dengan menekan tombol follow pada akun FB Muhammad Abdurrahman Al Amiry , dan tombol follow pada akun Twitter @ma_alamiry

Poskan Komentar

 
Top