0

Fatwa terlucu dari pendeta agama syi’ah yang hanya memikirkan nafsu birahi saja. Memerintahkan nikah mut’ah namun ketika anak perempuannya ingin dimut’ah malah menolak dan marah serta mengancam dengan neraka bahkan kekal di neraka bersama iblis.  Satu alasan baginya untuk menolak ketika anak perempuannya ingin dimut’ah adalah “Aku ahlul bait”. 

Sungguh alasan yang sangat menggelikkan. Orang yang akalnya masih waras, tentu dia akan menolak jika anak perempuannya dimut’ah. Kalau pendeta syi’ah marah ketika anaknya dimut’ah tapi kenapa malah sang pendeta begitu nafsu untuk mut’ah anak pengikutnya?? Ya, begitulah para pendeta syi’ah begitu haus akan nafsu untuk memuaskan kemaluan mereka saja.

Kalau pendeta syi’ah enggan anak perempuannya dimut’ah, maka haramkan saja nikah mut’ah secara mutlak. Tidak perlu tanggung-tanggung, “Bagiku memut’ah anak orang lain boleh dan orang lain memut’ah anakku haram”??

Mari kita lihat fatwa pendeta syi’ah As-Sistani yang sungguh menjijikkan:

ما حكم إن تمتعت بابنتك وتمتعت في ابنتي؟ علما بأن ابنتي تبلغ من العمر ست سنوات

“Apa hukumnya jika aku memut’ah anak peremuanmu dan engkau  mut’ah anak perempuanku? Sebagaimana yang telah diketahui, bahwa anakku sudah berumur 6 tahun”

As-Sistani Menjawab:

حلال علي أن أتمتع بمن اريد لأني من آل البيت ولي الحق في ذالك. ولو أنها صغيرة فقط لنعطيها فكرة حول التمتع. لكن بالنسبة إليك فلا يجوز وهذه من الكبائر وأنت مخلد في النار مع إبليس وعليك أن تطرد هذه الفكرة الشيطانية من رأسك

"Halal bagiku bermut'ah dengan siapa saja yang aku kehendaki, karena aku adalah ahlul bait dan aku memiliki hak untuk itu. Walaupun yang aku mut'ahi ini adalah anak kecil. Kami hanya akan memberikan kepadanya gambaran seputar mut'ah.

Akan tetapi bagi mu, maka tidak boleh untuk bermut'ah dengan anakku dan ini termasuk dosa besar dan engkau dikekalkan di neraka bersama iblis dan wajib bagimu untuk membuang pemikiran setan ini dari kepalamu". (selesai)


Ditandatangani oleh Maktab As-Sistani.

Sungguh pendeta syi’ah satu ini tidak waras. Melakukan kemauannya sendiri namun melarang orang lain untuk melakukan perbuatan yang sama. 

Kejadian ini pernah terjadi juga pada pendeta syi’ah yang lain. Dan silahkan lihat videonya disini:


Maka melihat tingkah pendeta syi’ah, saya hanya bisa tersenyum geli.


Artikelalamiry.net (Kajian Al Amiry)

Anda diperkenankan untuk menyebarkan, re-publikasi, copy-paste atau mencetak artikel yang ada di alamiry.net dengan menyertakan alamiry.net sebagai sumber artikel.


Ikuti status kami dengan menekan tombol follow pada akun FB Muhammad Abdurrahman Al Amiry , dan tombol follow pada akun Twitter @ma_alamiry

Poskan Komentar

 
Top