0

Dosa besar adalah dosa yang terdapat ancaman dari Allah ta’ala berupa laknat atau murka atau nerakanya dan dosa yang menyebabkan tegaknya hukuman hadd di dunia.

Melihat dari ketentuan diatas, maka bunuh diri termasuk dosa besar dikarenakan bunuh diri mengandung ancaman dari Allah ta’ala berupa neraka, dan murkaNya serta diharamkannya dosa. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ تَرَدَّى مِنْ جَبَلٍ فَقَتَلَ نَفْسَهُ، فَهُوَ فِي نَارِ جَهَنَّمَ يَتَرَدَّى فِيهِ خَالِدًا مُخَلَّدًا فِيهَا أَبَدًا، وَمَنْ تَحَسَّى سُمًّا فَقَتَلَ نَفْسَهُ، فَسُمُّهُ فِي يَدِهِ يَتَحَسَّاهُ فِي نَارِ جَهَنَّمَ خَالِدًا مُخَلَّدًا فِيهَا أَبَدًا، وَمَنْ قَتَلَ نَفْسَهُ بِحَدِيدَةٍ، فَحَدِيدَتُهُ فِي يَدِهِ يَجَأُ بِهَا فِي بَطْنِهِ فِي نَارِ جَهَنَّمَ خَالِدًا مُخَلَّدًا فِيهَا أَبَدًا

“Barangsiapa yang menjatuhkan dirinya dari atas gunung maka dia akan berada di neraka jahannam kekal di dalamnya dan dikekalkan selama-lamanya di neraka. Dan barang siapa yang mengonsumsi racun kemudian dia meninggal, maka racunnya akan berada di tangannya saat di neraka Jahannam dia kekal dan dikekalkan di dalamnya selama-lamanya. Dan barangsiapa yang membunuh dirinya dengan pisau, maka pisau tersebut ditangannya, dia akan menusuk perutnya di neraka jahannam dan dia kekal dan dikekalkan di dalamnya selama-lamanya” (HR. Bukhari)

Dalam hadits di atas, terdapat ancaman keras dari Rasulullah shallahu alaihi wa sallam yang sangat keras berupa api neraka. Maka dari hadits diatas, dapat diambil sebuah pelajaran bahwa bunuh diri adalah dosa besar yang mengandung ancaman keras dari Allah dan Nabi shallallahu alaihi wa sallam.

Dalam ayat lain, Allah berfirman:

وَلَا تَقْتُلُوا أَنْفُسَكُمْ إِنَّ اللَّهَ كَانَ بِكُمْ رَحِيمًا (29) وَمَنْ يَفْعَلْ ذَلِكَ عُدْوَانًا وَظُلْمًا فَسَوْفَ نُصْلِيهِ نَارًا وَكَانَ ذَلِكَ عَلَى اللَّهِ يَسِيرًا

“Dan janganlah kamu membunuh dirimu, sesungguhnya Allah Maha Penyayang terhadapmu (29) Dan barang siapa yang melakukan hal tersebut dengan melampui batas dan kedzaliman maka kami akan memasukkannya kedalam api neraka. Dan hal tersebut adalah mudah bagi Allah”  (QS. An-Nisa: 29-30)

Dalam riwayat lain, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

وَمَنْ قَتَلَ نَفْسَهُ بِشَيْءٍ في الدُّنْيا عُذِّبَ بِهِ يَوْمَ الْقِيامَةِ

“Dan barangsiapa yang membunuh dirinya sendiri maka dia akan diadzab pada hari kiamat sebagaimana dia membunuh dirinya di dunia” (Hr. Bukhari Muslim)

Dan dalam riwayat Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

كَانَ فِيمَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ رَجُلٌ بِهِ جُرْحٌ، فَجَزِعَ، فَأَخَذَ سِكِّينًا فَحَزَّ بِهَا يَدَهُ، فَمَا رَقَأَ الدَّمُ حَتَّى مَاتَ، قَالَ اللَّهُ تَعَالَى: بَادَرَنِي عَبْدِي بِنَفْسِهِ، حَرَّمْتُ عَلَيْهِ الجَنَّةَ

“Ada seseorang yang terluka dari ummat sebelum kalian, maka dia kesakitan dan mengambil sebuah pisau kemudian dia menyayat tangannya dengan pisau itu.  Maka keluarlah darahnya hingga dia meninggal. Allah berfirman: Dia telah mendahuluiKu. Maka Aku haramkan surga atasnya” (HR. Bukhari)

Maka dari ayat diatas dan beberapa riwayat yang menyertainya, dapat diambil kesimpulan bahwa bunuh diri adalah dosa besar.

Dan itu adalah su’ul khatimah dikarenan dia mendapatkan murka Allah dan ancaman Allah berupa neraka di akhir hayatnya.

Imam Adz-Dzahabi mengategorikan bunuh diri ke dalam kategori dosa-dosa besar dalam kitabnya “Al-Kabair”

Maka hatilah-hatilah untuk terlalgu tergesa-gesa ketika ditimpa sebuah masalah atau musibah.

Semoga pemaparan ini bermanfaat, Allahu a’lam.  


PenulisMuhammad Abdurrahman Al Amiry

Artikelalamiry.net (Kajian Al Amiry)

Anda diperkenankan untuk menyebarkan, re-publikasi, copy-paste atau mencetak artikel yang ada di alamiry.net dengan menyertakan alamiry.net sebagai sumber artikel.


Ikuti status kami dengan menekan tombol follow pada akun FB Muhammad Abdurrahman Al Amiry , dan tombol follow pada akun Twitter @ma_alamiry



Poskan Komentar

 
Top