0

Akhir-akhir ini sudah sangat banyak media yang menyebarkan kabar bahwa syi’ah hutsi Yaman sedang dibantai habis-habisan. Dan -alhamdulillah- semoga Allah selalu menolong mujahidin untuk menghancurkan syi’ah hutsi yang selalu membantai sunni di atas muka bumi Yaman.

Ketika kabar ini mulai tersebar, tidak sedikit dari kita yang bertanya-tanya “Siapakah syi’ah hutsi itu? Dan bagaimanakah akidah mereka?”

Maka ada baiknya, jika kita sedikit membahas pergerekan mereka, untuk membuka tabir hakikat mereka.


Singkat tentang mereka:

Syi’ah hutsi adalah pergerakan yang dibuat di sa’dah utara Yaman. Mereka adalah pecahan dari madzhab syi’ah zaidiyyah. Namun mereka berjalan diatas manhajnya Hizbullah di Libanon secara agama maupun politik. Dan begitu pula mereka berkeyakinan dengan akidah dan pemikiran syi’ah rafidhah itsna asyariyyah. Mereka menamai diri mereka dengan hutsi karena menisbatkannya kepada pemimpin pemberontakan mereka Husain Badrud Diin Al-Hutsi.

Perlu diketahui, walaupun mereka pecahan dari syi’ah zaidiyyah akan tetapi syi’ah zaidiyyah akhirnya berlepas diri dari mereka karena sudah banyak kesesatan yang fatal pada diri mereka. Ulama syi’ah zaidiyyah mengeluarkan ketetapan pada tahun 2004 akan sesatnya Hutsi dan berlepas dirinya Zaidiyyah dari Hutsiyyah:

وبناء على ما تقدم رأى علماء الزيدية التالية اسمائهم التحذير من ضلالات المذكور وأتباعه وعدم الاغترار بأقواله وأفعاله التي لا تمت لأى أهل البيت وإلى المذهب الزيدي بصلة وأنه لا يجوز الإصغاء إلى تلك البدع و الضلالات والتأييد لها ولا الرضا ( ومن يتولهم منكم فإنه منهم ) وهذا براءةً للذمة وتخلص أمام الله من واجب التبليغ والله الموفق

“Dan karena alasan apa yang telah disebutkan, maka ulama zaidiyyah berpandangan untuk mewanti-wanti ummat dari kesesatan orang yang telah disebutkan (yakni: Husain Badruddin Al-hutsi) dan agar ummat tidak tertipu dengan perkataan dan perbuatannya yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan ahli bait dan madzhab zaidiyyah. Dan bahwasanya tidak boleh menyimak kepada kebid’ahannya dan kesesatannya dan tidak boleh pula untuk menolongnya dan ridha terhadapanya “Barang siapa dari kalian yang loyal kepada mereka maka dia bagian dari mereka”. Dan ini adalah berlepas diri dari tanggungan dan berlepas diri dari kewajiban tabligh di hadapan Allah ta’ala. Allah Al-Muwaffiq” (Ditanda tangani oleh: Hamuud Abbas Al-Muayyid, Ahmad Asy-Syami, Muhammad Muhammad Al-Manshuur, Shalah bin Ahmad, dll)

Pernyataan ini bisa dilihat disini dan disini

Tokoh mereka:

1- Badrud Diin Al-Hutsi. Lahir pada tanggal 17 Jumadil Ula 1345 H. Dia adalah guru besar mereka dalam masalah akidah. Dia adalah sebab munculnya syi’ah hutsi. Badrud Diin Al-Hutsi tumbuh besar sebagai syi’ah zaidiyyah jarudiyyah (syi’ah zaidiyyah yang paling dekat dengan syi’ah itsna ‘asyariyyah). Dia condong kepada itsna asyariyyah ketika tinggal beberapa tahun di Taheran.

2- Husain Badruddin Al-Hutsi. Lahir pada tahun 1959. Dia adalah pemimpin mereka dan anak tertua dari Badrud Diin Al-Hutsi. Dan perkembangannya dalam masalah studi sampai kepada jenjang Magister. Ketika dia hendak melanjutkan studinya ke jenjang doktoral, dia menyobek ijazah magisternya karena menganggap hal tersebut hanya akan membuat akal menjadi jumud. Kemudian dia mendirikan partai Hizbul Haq bersama kawan-kawannya. Kemudian terpilih menjadi anggota parlemen pada tahun 1993 hingga 1997. Dia meninggal terbunuh pada tahun 2004 pada umur 46 tahun

3- Abdul Malik Al-Hutsi. Lahir pada tahun 1979 di sa’dah. Mengambil ilmu dari sekolah agama berbasis akidah zaidiyyah. Dia adalah seorang khatib yang handal dapat mengumpulkan suara pengikut yang siap menolong.

4- Yahya Al-Hutsi. Dia adalah saudara kandung Husain Badruddiin Al-Hutsi. Dia tinggal di luar Yaman tepatnya di Berlin, Jerman di akhir-akhir tahun 2004.

Akidah dan pemikiran serta pergerakan mereka:

Gerakan syi’ah hutsi berkeyakinan dengan keyakinan syi’ah itsna ‘asyariyyah dan berjalan diatas metode dan pergerakan itsna ‘asyariyyah. Diantaranya dalah:

1 - Mengkafirkan sahabat secara umum dan berlepas diri dari Abu Bakr, umar, Utsman secara khusus –radhiyallahu anhum-.  Husain Al-Hutsi berkata:

معاوية سيئة من سيئات عمر – في اعتقادي – ليس معاوية بكله إلا سيئة من سيئات عمر بن الخطاب، وأبو بكر هو واحدة من سيئاته، عثمان واحدة من سيئاته، كل سيئة في هذه الأمة كل ظلم وقع للأمة وكل معاناة وقعت الأمة فيها المسئول عنها أبو بكر وعمر وعثمان

“Mu’awiyah menurut keyakinanku adalah keburukan dari keburukan-keburukannya umar. Tidaklah mu’awiyah secara keseluruhannya kecuali dia dari keburukan-keburukannya Umar bin Khottob. Dan Abu Bakr adalah salah satu keburukan dari keburukannya Umar. Dan Utsman adalah salah satu dari keburukannya Umar. Maka seluruh keburukan yang ada pada ummat ini dan seluruh kedzaliman yang terjadi pada ummat ini dan seluruh kebinasaan yang ada pada ummat, yang bertanggung jawab adalah Abu Bakr , Umar, dan Utsman” (Surah Al-Maidah Ad-Darsu Al-Awwal At-Tawalli Li Al-Yahuud Wa Khutuuratuh hal.2 milik Husain Al-Hutsi)

Badrud Diin Al-Hutsi berkata:

أنا عن نفسي أؤمن بتكفيرهم (أي: الصحابة) كونهم خالفوا رسول الله صلى الله عليه وآله

“Saya berkeyakinan akan kekufurannya shabat. Karena mereka menyelesihi Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam” (Perkataan ini dinukil oleh ulama syi’ah Abu Ja’far Al-Mabkhuut dan dicantumkan di situs Al-Ma’shumin Al-Arba’ah ‘Asyar)

2- Mengajak manusia kepada Imamah ala Itsna ‘Asyariyyah.

Husain Badruddin Al-Hutsi berkata:

إن الإمام علي وإن كان قد مات منذ 1400 سنة فإن واقعنا مرتبط به وما زال الحال مرتبطاً بولايته

“Sesungguhnya Imam Ali walaupun dia sudah wafat semenjak 1400 tahun yang lalu, namun kejadian yang terjadi pada kita tetap terkait dengannya dan keadaan yang ada pada kita tetap terkait dengan wilayahnya” (Muhadharah As-Sarkhah Fii Wajhi Al-Mustakbirin yang digelar pada tanggal 17-01-2007)

3- Memuji revolusi Khumaini dan Hizbullah di Libanon dan menjadikannya sebagai contoh yang patut untuk diikuti.

Husain Badrud Diin Al-Hutsi berkata:

الإمام الخميني كان إماماً عادلاً ، كان إماماً تقياً ، وإمام العادل لا ترد دعوته

“Imam Khumaini adalah imam yang adil dan imam yang bertakwa dan sedangkan imam yang adil maka tidak akan ditolak do’anya” (Duruus Hadyi Al-Qur’an Al-Karim, Khatru Dukhul Al-Amriika Al-Yaman muhadharah pada tanggal 03-02-2002)

نحن ننظر إلى الإخوة المجاهدين في حزب الله بعين الإكبار والإجلال ،ونكن لهم كل المودة والتقدير ،ونعدهم شرفاً للأمة الإسلامية وسادة للمجاهدين في العالم، ونأسف للموقف السلبي من بعض الأنظمة العربية تجاههم

“Dan kami memandang saudara-saudara kami mujahidin dari Hizbullah dengan pandangan pujian dan penghormatan. Dan kami selalu cinta dan menghormati mereka. Dan kami anggap mereka adalah kemuliaan ummat islam dan pemimpin seluruh mujahidin di dunia. Dan kami sangat menyayangkan dari sikap negatif peraturan negara arab terhadap mereka” (Koran Al-Akhbar Al-Lubnaniyyah Tanggal 04-07-2008)

4- Menghidupkan peringatan tragedi terbunuhnya Husain dan mendirikan majlis-masjlis Husaini.

5- Merayakan i’ed ghodir. Dan itu terjadi pada tanggal 8 dzulhijjah 1423 H. (Al-Harbu Fii Sha’dah hal. 60)

6- Mengharuskan manusia untuk membayar khumus.

7- Mengharuskan manusia untuk nikah mut’ah.

Cara-cara untuk membentengi ummat dari syi’ah hutsi:

Cara-cara membentengi ummat dari syi’ah Hutsi sebagaimana membentengi ummat dari syi’ah-syi’ah lainnya. Diantaranya adalah:

1 - Menjelaskan akidah dan pergerekan mereka yang sesat. Banyak buku untuk memperdalami dan mengetahui hakikat jati diri syi’ah hutsi. Diantaranya adalah: Kitab Maadzaa Ta’rif ‘An Al-hutsi, kitab Az-Zahru Wa Al-Hajru At-Tamarrud Asy-Syi’i Fii Al-Yaman, kitab Al-Harbu Fii Sha’dah, Al-Huutsiyah Fii Al-Yaman, Adz-Dzahirah Al-Huutsiyyah.

2- Menulis artikel yang berkaitan dengan akidah mereka yang sesat dan menyebarkan artikel tersebut. Sehingga, jika saudara ingin menyebarkan artikel ini atau artikel lainnya maka sangat dipersilahkan.

3- Membuat website khusus untuk membuka tabir kesesatan dan kekufuran mereka. Dan alhamdulillah dalam situs pribadi kami, sudah banyak artikel yang kami tulis mengenai syi’ah.

4- Membantah syubhat-syubhat mereka baik dengan dialog ataupun tulisan bebas. Dan alhamdulillah dalam situs pribadi kami juga banyak artikel yang membantah syubhat-syubhat syi’ah.

Penutup:

Semoga yang sedikit ini bermanfaat untuk ummat islam, wa shallallahu alaa nabiyyinaa Muhammad. 


Artikel
alamiry.net (Kajian Al Amiry)


Anda diperkenankan untuk menyebarkan, re-publikasi, copy-paste atau mencetak artikel yang ada di alamiry.net dengan menyertakan alamiry.net sebagai sumber artikel.


Ikuti status kami dengan menekan tombol follow pada akun FB Muhammad Abdurrahman Al Amiry , dan tombol follow pada akun Twitter @abdr_alamiry

Poskan Komentar

 
Top