0


Terjadi dialog antara syaikh Al-Baihani rahimahullah dan seorang lelaki yang sangat mendukung kesetaraan gender.

Lelaki tersebut mulai berbicara panjang lebar.

Seketika, syaikh memotongnya seraya berkata:

أما الآن فاسكوتي و أنا أتكلم

"Sekarang kamu diam (menggunakan dhomir Ya Mukhatabah untuk "Perempuan"), dan biarkan saya berbicara.


Maka lelaki tadi langsung marah dan berkata:

تخاطبني بخطاب المرأة ؟

"Kamu berbicara denganku dengan dhomir khitab untuk perempuan?!"

Seketika syaikh berkata:

ﻛﻴﻒ ﺗﺪﻋﻮ ﺇﻟﻰ ﻣﺴﺎﻭﺍﺗﻬﺎ ﻭﺃﻧﺖ ﻻ ترﺿﻰ ﺃﻥﺗﺴﺎﻭﻳﻬﺎ ﻓﻲ ﻣﺠﺮﺩ ﺿﻤﻴﺮ ﺍﻟﻤﺨﺎﻃﺒﺔ؟

"Bagaimana kamu mengajak untuk kesetaraan gender, sedangkan kamu sendiri tidak ridha untuk disamakan (dengan perempuan) padahal cuma masalah dhomir mukhotab saja"

Maka selesailah dialog, dan orang-orang pada tertawa.

Artikel
alamiry.net (Kajian Al Amiry)


Anda diperkenankan untuk menyebarkan, re-publikasi, copy-paste atau mencetak artikel yang ada di alamiry.net dengan menyertakan alamiry.net sebagai sumber artikel.


Ikuti status kami dengan menekan tombol follow pada akun FB Muhammad Abdurrahman Al Amiry , dan tombol follow pada akun Twitter @abdr_alamiry

Poskan Komentar

 
Top