0

“ Hari ini adalah hari edan, jualan pada hari ini gak pernah untung. Percuma saya jualan di hari ini.” Mencela hari atau zaman seperti ini adalah perbuatan yang sangat terlarang dalam agama islam. Karena secara tidak langsung dia telah menghina Allah subhanahu wa ta’ala.

Allah ta’ala berfirman dalam hadits qudsi:

يُؤْذِينِي ابْنُ آدَمَ يَسُبُّ الدَّهْرَ وَأَنَا الدَّهْرُ، بِيَدِي الأَمْرُ أُقَلِّبُ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ


“Anak Adam telah mencelaku. Mereka mencela zaman sedangkan aku lah yang mengatur zaman. Ditanganku lah perkaranya, Aku membolak-balikkan malam dan siang” (HR. Bukhari Muslim)

Dalam riwayat lain, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

لَا تَسُبُّوا الدَّهْرَ، فَإِنَّ اللهَ هُوَ الدَّهْرُ

“Janganlah kalian menghina zaman, sesungguhnya Allah yang mengatur zaman” (HR Muslim)

Dan mencela zaman adalah perbuatan hina yang menjadi kebiasaan orang-orang musyrik. Allah ta’ala berfirman:

وَقَالُوا مَا هِيَ إِلَّا حَيَاتُنَا الدُّنْيَا نَمُوتُ وَنَحْيَا وَمَا يُهْلِكُنَا إِلَّا الدَّهْرُ

“Dan mereka berkata: Tidaklah kehidupan ini kecuali kehidupan di dunia saja, kami wafat dan kami hidup. Dan tidak ada yang membinasakan kami kecuali zaman” (QS. Al-Jatsiyah: 24)

Akan tetapi yang perlu diketahui, jika hanya mengatakan “Hari ini begitu sulit” hanya dalam rangka mengabarkan keadaan saja tanpa ada niat untuk mencela zaman maka boleh hukumnya. Atau kalimat lain seperti “Cuaca hari ini begitu buruk”, maka hukum seperti ini juga boleh, karena kalimat ini dilontarkan dalam rangka mengabarkan keadaan dan bukan mencela zaman. Hal tersebut sebagaimana yang dilakukan oleh Nabi Luth alaihissalam. Beliau berkata:

هَذَا يَوْمٌ عَصِيبٌ

“Hari ini adalah hari yang sulit” (QS. Hud: 77)

Maka hal ini boleh saja hukumnya. Karena hal ini dilakukan dalam mengabarkan keadaan dan bukan untuk mencelanya. Yang terlarang keras, jika kita menghina zaman atau waktu.

Allahu ta’ala a’lam, dan semoga pemaparan ini bermanfaat. Dan semoga kaum muslimin tidak ada lagi yang mencela zaman.



Artikel
alamiry.net (Kajian Al Amiry)


Anda diperkenankan untuk menyebarkan, re-publikasi, copy-paste atau mencetak artikel yang ada di alamiry.net dengan menyertakan alamiry.net sebagai sumber artikel.


Ikuti status kami dengan menekan tombol follow pada akun FB Muhammad Abdurrahman Al Amiry , dan tombol follow pada akun Twitter @abdr_alamiry

Poskan Komentar

 
Top