0

Jenggot adalah karunia Allah subhanahu wa ta’ala yang diberikan kepada kaum Adam. Jenggot adalah sebuah tanda akan kejantanan seorang pria. Dan jenggot adalah perintah Allah yang telah disampaikan oleh lisan nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam dalam banyak sabdanya.

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

أَعْفُوا اللِّحَى، وَأَحْفُوا الشَّوَارِبَ

“Perilhalah jenggot dan potonglah kumis” HR Nasa’i

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam juga bersabda:


خَالِفُوا المُشْرِكِينَ: وَفِّرُوا اللِّحَى، وَأَحْفُوا الشَّوَارِبَ

“Selisihilah orang-orang musyrik, biarkanlah jenggotmu tumbuh lebat dan potonglah kumismu” HR Bukhari

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam juga bersabda:

جُزُّوا الشَّوَارِبَ، وَأَرْخُوا اللِّحَى خَالِفُوا الْمَجُوسَ

“Cukurlah kumis dan biarkanlah jenggotmu memanjang dan selisihilah orang-orang majusi” HR Muslim

Dalam banyak riwayat, ternyata Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam selalu memerintahkan ummatnya untuk memanjangkan jenggot. Dan perintah-perintah beliau adalah suatu kewajiban atas setiap muslim bagi yang mampu. Sesuatu apakah yang membuat kita enggan untuk mengikuti perintahNya ?? Sesuatu apakah yang membuat kita selalu menyelisihi  perintahNya ??

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

فَلْيَحْذَرِ الَّذِينَ يُخَالِفُونَ عَنْ أَمْرِهِ أَنْ تُصِيبَهُمْ فِتْنَةٌ أَوْ يُصِيبَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ

“Hendaklah orang-orang yang selalu menyelisihi perintahNya agar waspada terhadap fitnah dan adzab yang akan menimpanya” QS An Nur: 63

Selain dari perintah beliau shallallahu alaihi wa sallam tentang keharusan memanjangkan jenggot, ada baiknya jika kita mengetahui bagaimana sifat jenggotnya Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, apakah jenggot beliau tipis bahkan tidak ada ?? Ataukah jenggot beliau lebat dan banyak ??

Salah satu sahabat yang bernama Jabir bin Samuroh pernah menceritakan sifat jenggot beliau shallallahu alaihi wa sallam, beliau berkata menyifati jenggot Rasul:

كَانَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَدْ شَمِطَ مُقَدَّمُ رَأْسِهِ وَلِحْيَتِهِ، وَكَانَ إِذَا ادَّهَنَ لَمْ يَتَبَيَّنْ، وَإِذَا شَعِثَ رَأْسُهُ تَبَيَّنَ، وَكَانَ كَثِيرَ شَعْرِ اللِّحْيَةِ

“Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, rambut depannya dan jenggot depannya telah beruban, jika beliau memberikannya minyak maka ubannya tidak terlihat dan jika rambutnya kering maka terlihatlah ubannya, dan Rasulullah adalah orang yang memiliki bulu jenggot yang lebat” HR Muslim

Dan kebanyakan para ulama berpendapat bahwasanya memelihara jenggot hukumnya wajib dan memotongnya adalah haram. Dan bahkan diantaranya ada yang menukilkan ijma’ bahwasanya memotong jenggot adalah haram diantaranya Ibnu Hazm rahimahullah.

Beliau rahimahullah berkata:

وَاتَّفَقُوا أَن حلق جَمِيع اللِّحْيَة مثلَة لَا تجوز

“Dan para ulama telah bersepakat bahwasanya memotong seluruh jenggot hukumnya tidak boleh” Maratib Al Ijma’ hal. 157

Dan begitu pula jenggotnya para khulafa ar rasyidin, Abu Bakr, Umar, Utsman, Ali radhiyallahu anhum memiliki jenggot yang lebat.

è Jenggot Abu Bakr radhiyallahu anhu:

Aisyah radhiyallahu anha pernah mensifati jenggot Abu Bakr radhiyallahu anhu:

أخرج ابن سعد عن عائشة -رضي الله عنها- أن رجلاً قال لها: صِفي لنا أبا بكر، فقالت: رجل أبيض، نحيف، خفيف العارضين

Dikeluarkan oleh Ibnu Sa’d, dari Aisyah Rashiyallahu anha, bahwasanya ada seorang lelaki yang berkata kepada Aisyah: “Sifatilah Abu Bakr kepada kami”. Maka Aisyah berkata: “Beliau adalah orang yang putih, dan bertubuh ramping dan memiliki jambang yang tipis” Tarikh Al Khulafa’ hal. 30

è Jenggot Umar bin Khottab radhiyallahu anhu:

وأخرج ابن عساكر عن أبي رجاء العطاردي قال: كان عمر رجلًا طويلًا جسيمًا أصلع شديد الصلع أبيض شديد الحمرة في عارضيه خفة، سبلته كبيرة

Dan dikeluarkan oleh Ibu Asakir, dari Abi Raja’ Al Atharidi dia berkata: “Umar adalah orang yang tinggi bertubuh kekar, berkepala botak, berkulit putih yang sangat kemerahan, dan kedua jambangnya tipis, dan jenggotnya tebal” Tarikh Al Khulafa’ hal. 105

è Jenggot Utsman bin Affan radhiyallahu anhu:

وأخرج ابن عساكر من طرق: أن عثمان كان رجلًا ربعة: ليس بالقصير، ولا بالطويل، حسن الوجه، أبيض مشربًا حمرة، بوجهه نمشات جدري، كثير اللحية

Dikeluarkan oleh Ibnu Asakir dari beberapa jalan: Bahwasanya Utsman bin Affan adalah orang yang sedang-sedang , tidaklah pendek dan tidaklah tinggi, wajah beliau adalah tampan, kulit beliau putih kemerah-merahan, diwajahnya terdapat tahi lalat, dan beliau adalah orang yang memiliki bulu jenggot yang banyak” Tarikh Al Khulafa’ hal. 119

è Jenggot Ali bin Abi Thalbi radhiyallahu anhu:

وكان علي شيخًا سمينًا، أصلع، كثير الشعر، ربعة إلى القصر عظيم البطن، عظيم اللحية جدًّا، قد ملأت ما بين منكبيه بيضاء كأنها قطن

Dan Ali adalah seorang tua yang gemuk, sebagian kepalanya ada yang botak akan tetapi memiliki banyak rambut. Tubuh beliau sedang akantetapi condong ke pendek. Beliau memiliki tubuh yang besar, dan memiliki jenggot yang sangat-sangat lebat, jenggotnya memenuhi dadanya, berwarna putih seperti kain katun” Tarikh Al Khulafa’ hal. 130

Dan ternyata begitulah jenggot nabi kita “Muhammad” shallallahu alaihi wa sallam dan jenggot para Khulafa’ Ar Rasyidin. Dan kewajiban kita adalah mengikuti sunnah mereka semua. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

فَعَلَيْكُمْ بِسُنَّتِي وَسُنَّةِ الْخُلَفَاءِ الرَّاشِدِينَ الْمَهْدِيِّينَ، وَعَضُّوا عَلَيْهَا بِالنَّوَاجِذِ، وَإِيَّاكُمْ وَمُحْدَثَاتِ الْأُمُورِ، فَإِنَّ كُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ، وَإِنَّ كُلَّ بِدْعَةٍ ضَلَالَةٌ

“Maka wajib atas kalian untuk mengikuti sunnahku dan sunnah para khulafa’ ar rasyidini dan yang telah diberi petunjuk, dan gigitlah sunnah tersebut dengan gigi graham kalian. Dan hati-hatilah kalian dari perkara-perkara yang baru dibuat-buat, sesungguhnya perkara yang dibuat-buat adalah bid’ah dan setiap bid’ah adalah sesat” HR Ahmad

Allahu ta’ala a’lam, semoga bermanfaat. 

PenulisMuhammad Abdurrahman Al Amiry

Artikel
alamiry.net (Kajian Al Amiry)


Anda diperkenankan untuk menyebarkan, re-publikasi, copy-paste atau mencetak artikel yang ada di alamiry.net dengan menyertakan alamiry.net sebagai sumber artikel.


Ikuti status kami dengan menekan tombol like pada halaman FB Muhammad Abdurrahman Al Amiry , dan tombol follow pada akun Twitter @abdr_alamiry

Poskan Komentar

 
Top