0

Sebagaimana yang telah kita ketahui bahwasanya celak dapat menyehatkan mata dan memperjelas penglihatan atau pandangan mata. Dan hal ini telah dikabarkan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam melalui sabdanya yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas:


اكْتَحِلُوا بِالإِثْمِدِ فَإِنَّهُ يَجْلُو البَصَرَ، وَيُنْبِتُ الشَّعْرَ

“Celakilah mata kamu dengan itsmid, sesungguhnya dia dapat memperjelas penglihatan dan menyuburkan bulu mata” HR Tirmidzi

Akan tetapi celak lebih identik dengan kewanitaan, yakni “celak lebih banyak digunakan oleh para wanita”. Lantas bagaimanakah hukum penggunaan celak untuk para lelaki ??

Maka jawabannya adalah boleh. Karena nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam pun menggunakan celak setiap malam. Diriwayatkan oleh Ibnu Abbbas:

أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَتْ لَهُ مُكْحُلَةٌ يَكْتَحِلُ بِهَا كُلَّ لَيْلَةٍ ثَلَاثَةً فِي هَذِهِ، وَثَلَاثَةً فِي هَذِهِ

“Bahwasanya Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam memiliki celak. Dia bercelak setiap malam 3 kali pada mata yang ini dan 3 kali pada mata sebelahnya” HR Tirmidzi

Dalam riwayat lain, Rasulullah menggunakannya sebelum tidur.

أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَكْتَحِلُ بِالْإِثْمِدِ كُلَّ لَيْلَةٍ قَبْلَ أَنْ يَنَامَ، وَكَانَ يَكْتَحِلُ فِي كُلِّ عَيْنٍ ثَلَاثَةَ أَمْيَالٍ

“Bahwasanya Nabi shallallahu alaihi wa sallam bercelak dengan itsmid setiap malam tatkala sebelum tidur, dan beliau bercelak tiga kali pada setiap mata” HR Ahmad

Dan syaikh Ibnu Baaz juga pernah berfatwa akan kebolehan lelaki memakai celak. Beliau berkata dalam fatwanya:

أما الكحل فلا بأس؛ لأنه مشروع للرجال والنساء على حد سواء، فكونه يكحل عينيه فلا بأس، والكحل طيب نافع، «وكان النبي صلى الله عليه وسلم يكتحل » ، فلا بأس بذلك.

“Adapun celak maka tidak mengapa, karena celak disyariatkan untuk lelaki dan wanita dengan kadar yang sama. Dan celak adalah dzat yang baik dan bermafaat. Dan dahulu Nabi shallallahu alaihi wa sallam bercelak, maka tidak mengapa lelaki menggunakan celak” Majmu’ Fatawa 29/41

Sehingga dapat disumpulkan bahwasanya celak boleh digunakan oleh lelaki karena celak dapat menyehatkan mata.
Yang perlu dingat juga, bahwasanya celak tidak boleh digunakan oleh wanita tatkala keluar rumah karena hal ini termasuk tabarruj. Celak hanya boleh digunakan oleh wanita jika untuk suaminya atau digunakan didepan mahram-mahramnya saja. Adapun digunakan tatkala keluar rumah (yang mana para lelaki yang bukan mahram dapat melihatnya) maka hukumnya adalah haram.

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

وَلاَ يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلاَّ لِبُعُولَتِهِنَّ أَوْ آبَائِهِنَّ أَوْ آبَاءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوْ أَبْنَائِهِنَّ أَوْ أَبْنَاءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوْ إِخْوَانِهِنَّ أَوْ بَنِي إِخْوَانِهِنَّ أَوْ بَنِي أَخَوَاتِهِنَّ أَوْ نِسَائِهِنَّ أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُنَّ أَوْ التَّابِعِينَ غَيْرِ أُوْلِي اْلإِرْبَةِ مِنْ الرِّجَالِ أَوْ الطِّفْلِ الَّذِينَ لَمْ يَظْهَرُوا عَلَى عَوْرَاتِ النِّسَاءِ

“Dan janganlah wanita menampakkan perhiasannya kecuali kepada suaminya, bapaknya, bapak dari suaminya, puteranya, putera dari suaminya, saudaranya, putera dari saudara laki-lakinya, putera dari sadara perempuannya, perempuan muslim (lainnya), hamba sahaya yang mereka miliki, pelayanan yang tidak mempunyai keinginan (terhadap perempuan), atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat perempuan” QS An Nur: 31

Allahu ta’ala a’lam. Semoga bermanfaat.


Artikel
alamiry.net (Kajian Al Amiry)


Anda diperkenankan untuk menyebarkan, re-publikasi, copy-paste atau mencetak artikel yang ada di alamiry.net dengan menyertakan alamiry.net sebagai sumber artikel.


Ikuti status kami dengan menekan tombol like pada halaman FB Muhammad Abdurrahman Al Amiry , dan tombol follow pada akun Twitter @abdr_alamiry

Poskan Komentar

 
Top