0


Syaikh Ali Hasan Al Halabi -hafidzahullah- menjawab.

Hukum mendengarkan murottal yang dibaca oleh syaikh Musyari Rasyid Al Afasy. Sebagaimana yang kami dapat, ada sebagian ikhwan yang melarangnya dan ada yang membolehkannya.

Maka kami (Al Amiry) meminta fatwa langsung dari Syaikh Ali Hasan Al Halabi (Murid Senior Syaikh Al Albany) via whatsapp dan alhamdulillah sudah dijawab oleh beliau. Sebenarnya kami juga meminta fatwa dari syaikh Masyhur Hasan Alu Salman (Beliau juga murid senior syaikh Al Albany) akan tetapi belum ada tanggapan dari beliau.

Kami bertanya: 

حياكم الله يافضيلة شيخنا و أثابكم و بارك فيكم. أنا عبد الرحمن الأميري الإندونسي, لي سؤال  يطرأ في قلبي دائما, و السؤال: هل يجوز لنا استماع المرتل بصوت القارئ مشاري العفاسي؟ قيل: حذر بعض العلماء من استماع المرتل بصوت العفاسي. إن كان ما يجوز, فلماذا؟ هل العلماء حذروا من صوته الذي يتكلف به أو حذروا من شخصيته؟ أفتونا يافضيلة الشيخ أفتاكم الله. و جزاكم الله على إجابتكم و بارك فيكم.

"Hayyakumullah wahai Syaikh kami yang mulia, dan semoga ALlah memberimu ganjaran dan memberkatimu. Saya adalah Abdurrahman Al Amiry Al Indunisy. Saya memiliki pertanyaan yang mana sering terbesit tiba-tiba dalam hati saya. Dan pertanyaannya adalah: Apakah boleh mendengarkan murottal dengan suara Qari' Musyari Rasyid Al Afasy? Telah dikatakan: Sebagian ulama mentahdzir dari mendengarkan murattal dengan suara Al Afasy. Jika ini tidak boleh, maka mengapa? Apakah para ulama mentahdzir dari suaranya (bacaannya) yang mana dia memberat-beratkan dengan bacaannya (dibuat-buat), atukah para ulama mentahdzir dari kepribadiannya ? Tolong berikan fatwa kepada kami wahai syaikh yang mulia semoga Allah memudahkan engkau dalam memberikan fatwanya. Dan jazakumullah atas jawabannya dan semoga Allah memberkatimu"

Beliau -hafidzahullah- menjawab:

لا أرى مانعا من سماعه

"Aku tidak melihat adanya larangan untuk mendengarkan murottalnya"

Dijawab pada tanggal 22 Februari 2014

Screenshoot teks pertanyaan dan fatwa:


PenulisMuhammad Abdurrahman Al Amiry

Artikel
alamiry.net (Kajian Al Amiry)


Anda diperkenankan untuk menyebarkan, re-publikasi, copy-paste atau mencetak artikel yang ada di alamiry.net dengan menyertakan alamiry.net sebagai sumber artikel.


Ikuti status kami dengan menekan tombol like pada halaman FB Muhammad Abdurrahman Al Amiry , dan tombol follow pada akun Twitter @abdr_alamiry

Poskan Komentar

 
Top