0






Sesungguhnya bukan menjadi kasat mata lagi bahwasanya ROKOK adalah barang benda yang sangat berbahaya.  Bahkan, setiap hari sang perokok membaca sebuah kalimat yang sangat menyinggungnya. Akan
tetapi ntah kenapa hatinya pun tak tergerak. Padahal sudah jelas kepampang di bagian bawah kotak rokoknya “MEROKOK DAPAT MENYEBABKAN KANKER, SERANGAN JANTUNG, IMPOTENSI, DAN GANGGUAN KEHAMILAN DAN JANIN”

Ntah kenapa gubrisan dari manusia tak mau ia dengarkan, apakah harus Allah atau rasulNya yang bergerak untuk mencegahnya? Ketahuilah wahai perokok, Allah dan RasulNya telah melarang untuk menghisap barang kesukaan mu. Mungkin, jika menurut akal sehatmu, orang yang membakar duit 5000 rupiah perharinya, bisa dikatakan ia adalah orang yang bodoh + gila. Lah, terus apa bedanya dengan anda. Tiap haripun anda membakarnya. Namun dengan cara yang agak sedikit berbeda. Pikirlah kembali wahai perokok, jika rokok yang telah kamu hisap di kumpulkan dan dijejerkan mungkin jaraknya bisa mencapai  50 Km lebih. Wah.. Bisa kayak rel kereta api ni..

Lah, kok bisa sih haram?! Enak saja.. jangan asal ngomong donk.

Ow, ya sudah.. Karena anda adalah saudaraku seiman, maka saya ingin mengingatkan anda akan keharaman rokok yang telah Allah haramkan.
Berikut ini adalah tinjauan syari’at akan keharaman rokok.

Telah diriwayatkan dalam sebuah hadits :
لاَ ضَرَرَ وَلاَ ضِرَارَ أخرجه الإمام أحمد في المسند ومالك في الموطأ وابن ماجة
“ Tidak (boleh melakukan/menggunakan sesuatu yang) berbahaya atau membahayakan” (Riwayat Ahmad dalam Musnadnya, Malik dan Attirmizi)

Dalil lainnya adalah firman Allah ta’ala:
(وَلاَ تُؤْتُوا السُّفَهَاءَ أَمْوَالَكُمْ الَّتِى جَعَلَ اللهُ لَكُمْ قِيَامًا ( النساء : 5

“ Dan janganlah kamu serahkan kepada orang-orang yang belum sempurna akalnya, harta (mereka yang ada dalam kekuasaanmu) yang dijadikan Allah sebagai pokok kehidupan..” (An Nisa:5)

Kita dilarang menyerahkan harta kita kepada mereka yang tidak sempurna akalnya karena pemborosan yang mereka lakukan. Tidak diragukan lagi bahwa mengeluarkan harta untuk membeli rokok atau syisyah merupakan pemborosan dan merusak bagi dirinya, maka berdasarkan ayat ini hal tersebut dilarang.

Demikian juga (rokok diharamkan) karena termasuk sesuatu yang buruk (khabaits), sedangkan Allah ta’ala (ketika menerangkan sifat nabi-Nya Shalallahu 'alaihi wassalam) berfirman:
و يحرم عليهم الخبائث
“Dia menghalalkan bagi mereka yang baik dan mengharamkan yang buruk“ (Al A’raf : 157)

Nah, jadi itu dalil yang sangat jelas.. Mari, kita tinggalkan rokok. Jika mencelakakan diri sendiri saja haram, bagaimana jika mencelakakan seseorang, masih mending jika satu orang, tapi anda telah membahayakan satu angkot, satu bis, satu ruangan. Bertaubatlah dengan meninggalkan rokok niscaya Allah merahmatimu.

Wabillahi at-taufiiq

PenulisMuhammad Abdurrahman Al Amiry

Artikel
alamiry.net (Kajian Al Amiry)


Anda diperkenankan untuk menyebarkan, re-publikasi, copy-paste atau mencetak artikel yang ada di alamiry.net dengan menyertakan alamiry.net sebagai sumber artikel.


Ikuti status kami dengan menekan tombol like pada halaman FB Muhammad Abdurrahman Al Amiry , dan tombol follow pada akun Twitter @abdr_alamiry


Poskan Komentar

 
Top