0

Innaalillahi Wa Innaa Ilahi Rooji'un

Dr. Yusuf Al-Qardhawi, seorang anggota ulama senior Al-Azhar yang juga sebagai Ketua "Al-Ittihad Al-'Alami lil Ulama Al-Muslimin" mengajak semua orang Mesir, Muslim, Kristen, partai politik dan kelompok untuk bersatu
sebagai salah satu bentuk untuk membangun Mesir dan kembalinya stabilitas untuk mendapatkan kembali posisi bergengsi di negara Arab dan Islam. Dia menegaskan – dalam khutbah Jumat di Masjid Jami Al-Azhar kemarin (28 Desember 2012)- pentingnya semua orang Mesir berpegang pada "Prinsip-prinsip Persatuan Islam", yang menyerukan menghilangkan perbedaan pendapat, menyuruh bersatu dan bekerja untuk darah yang satu.

Qardhawi juga mengajak Paus Alexandria dan Patriarkh Saint Mark Episkopat, agar mereka mengajak orang-orang Kristen untuk berbaris dengan sesama muslim untuk menghadapi keadaan di sekitar Mesir, yang menyebabkan jatuhnya mata uang dan hutang meningkat sehingga membuat orang lain meninggalkan kerjasama dengan kita.

Dia menekankan perlunya orang-orang Mesir kembali ke semangat revolusi 25 Januari dan berdiri lagi bersatu antara Muslim dan Kristen, muda dan tua sehingga kembali ke stabilitas Mesir secara penuh, ia menekankan tidak perlu perbedaan pendapat mengakibatkan untuk membubarkan atau “memusuhi satu sama lain,” semua orang Mesir itu memiliki keyakinan bahwa atheis tidak ada di antara mereka, walaupun sebagiannya tentunya ada saja orang yang berdosa.

Qardhawi menegaskan:

"Umat KRISTEN, LIBERAL DAN SEKULER PUN ADALAH ORANG YANG BERIMAN KEPADA ALLAH DAN RASUL-NYA, dan semua rakyat Mesir cinta dengan negerinya, dan setiap orang harus kembali ke dialog dan saling memahami dengan kebaikan dan menjauh dari kontroversi sehingga keamanan dan stabilitas Mesir kembali."

(Dikutip dari artikel di eramuslim.com: "Untuk Mesir Bersatu, Qordhawi Ucapkan : Umat Kristen, Liberal dan Sekuler Pun Adalah Orang Yang Beriman Kepada Allah dan RasulNya", Sabtu, 15 Safar 1434 H / 29 Desember 2012 M.


دعا الدكتور يوسف القرضاوي، عضو هيئة كبار العلماء بالأزهر ورئيس الاتحاد العالمي للعلماء المسلمين "المصريين جميعا مسلمين ومسيحيين بكافة اتجاهاتهم السياسية والحزبية للوقوف صفا واحدا لبناء مصر وعودة الاستقرار لتستعيد مكانتها المرموقة والمستحقة في الأمة العربية والإسلامية". وأكد -في خطبة الجمعة بالجامع الأزهر اليوم- ضرورة تمسك المصريين جميعا بـ"مبادئ الوحدة الإسلامية التي تدعو إلى نبذ الخلاف في الرأي، والتوحد والعمل لحمة واحدة".  
كما دعا القرضاوي، تواضروس الثاني بابا الإسكندرية وبطريرك الكرازة المرقسية، إلى أن "يدعو المسيحيين ليصطفوا مع إخوانهم المسلمين لمواجهة الظروف التي تمر بها مصر والتي أدت لانهيار العملة وارتفاع معدلات الديون مما جعل الآخرين ينصرفون عن التعاون معنا".
وأكد ضرورة أن يسترجع الشعب المصري "روح ثورة 25 يناير المجيدة وأن يقفوا مرة أخرى متوحدين مسلمين ومسيحيين وصغارا وكبارا حتى يعود لمصر كامل استقرارها".. مشددا على ضرورة ألا يؤدي الخلاف في الرأي إلى التفرق أو أن "يعادي بعضنا بعضا"، فالمصريون جميعا مؤمنون "وليس بينهم ملحدون وإن كان بينهم بعض العاصين".
وشدد القرضاوي على أن المسيحيين والليبراليين والعلمانيين مؤمنون بالله ورسوله ومصريون محبون وطنهم "وعلى الجميع أن يعود إلى الحوار والتفاهم بالحسنى والبعد عن الجدال حتى يعود لمصر الأمن والاستقرار".
وتأتي تلك الدعوة للوحدة والحوار في وقت تتصاعد حدة الاستقطاب السياسي التي سبقت الاستفتاء علىالدستور الجديد وصاحبته، ودعوة الرئيس محمد مرسي عقب إعلان نتيجة الاستفتاء جميع القوى الحزبية والسياسية للحوار الوطني، وهو ما رفضت جبهة الإنقاذ الوطني المعارضة الاستجابة له.


Sumber:http://aljazeera.net/news/pages/b4f2142c-cd2b-4da8-be4e-7a25909a4f8a)


Dipublikasikan oleh: Muhammad Abdurrahman Al Amiry

Anda diperkenankan untuk menyebarkan, re-publikasi, copy-paste atau mencetak artikel yang ada di al-amiry.blogspot.com dengan menyertakan al-amiry.blogspot.com sebagai sumber artikel

Poskan Komentar

 
Top