8

إن الله لا يستحي من الحق
"ٍSesungguhnya Allah tidak malu dari perihal yang haq"

Karena perkataan yang agung inilah saya ingin membahas masalah yang terpampang di judul artikel yang satu ini. Mungkin ini adalah hal yang tabu, namun ini harus dibahas karena sangat ada hubungannya dengan keselamatan kita. Karena ia sangat terkait dengan halal ataukah haram?

Dahulu, waktu saya di ma'had pernah ditanya "sebenarnya apa sih hukum menelan air mani? Apakah boleh? Padahal ini sering sekali  dilakukan oleh suami istri tatkala melakukan hubungan intim.

Jika dilihat dzat maninya, sebenarnya ia adalah suci dan thohir. Akan tetapi yang patut diketahui, segala sesuatu yang suci bukan berarti harus menjadikannya ia dzat yang halal dan thoyyib. Berbeda keadaannya dengan segala sesuatu yang halal pastilah ia adalah dzat yang suci ataupun thohir.

Terus bagaimana menurut kaca mata syari'at akan hukum menelan mani?

1- Allah mengaharamkan segala sesuatu yang menjijikkan. Sebagaimana dalam firmannya
و يحرم عليهم الخبائث
 "Dan dia mengaharamkan bagi mereka segala yang jelek-jelek/jorok" (al a'raf 157)

Dan mani adalah dzat yang sangat jorok lagi menjijikkan walaupun ia adalah suatu yang suci. Bahkan Allah menamakannya sebagai Maaim mahiin (Air yang hina)

2- Menelan mani dapat membawa kita meminum yang Allah haramkan yaitu Madzi (suatu dzat yang najis berwarna bening dan agak kental keluar dari kemaluan karena gejolak syahwat tanpa merasakan nikmatnya tatkala ia keluar, dan ini banyak keluar dari kemaluan wanita)

Berkata An-Nawawy rahimahullahu:

هل يحل أكل المني الطاهر؟ فيه وجهان: الصحيح المشهور أنه لا يحل لأنه مستخبث

“Bolehkah menelan mani yang suci? Ada 2 pendapat, dan yang benar dan masyhur bahwasanya itu tidak halal karena mustakhbats (menjijikkan)” (Al-Majmu’ 2/575)


PenulisMuhammad Abdurrahman Al Amiry

Artikel
alamiry.net (Kajian Al Amiry)


Anda diperkenankan untuk menyebarkan, re-publikasi, copy-paste atau mencetak artikel yang ada di alamiry.net dengan menyertakan alamiry.net sebagai sumber artikel.


Ikuti status kami dengan menekan tombol like pada halaman FB Muhammad Abdurrahman Al Amiry , dan tombol follow pada akun Twitter @abdr_alamiry

Poskan Komentar

  1. udah tau haram masih aja dibahas .....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang perlu anda ketahui, bahwasanya Allah membahas suatu yang haram begitupula Rasulullah.. Jikalau anda membantah saya karena membahas keharaman, beranikah anda untuk mengkomentari Allah dan rasulNya karena membahas keharaman?!

      Hapus
  2. Assalamualaikum
    ustad saya mau tanya,. Gimana hukumnya kalau mani yang sudah kering suatu tempat tetapi sudah lama mani itu mengering (2mnggu lbih) lalu saya sentuh tempat itu lagi dan saya tidak sengaja memasukkan jari" saya ke dalam air mnum,?dan saya mnum? harom ato gimana pak ustad, darena saya di rubungi rasa was was ,terimaksih
    Wassalamualaikum

    BalasHapus
  3. assalamualaikum
    ustad saya mau tanya seperti yang dibahas orang yang menelan air mani itu adalah haram.jika ada orang yang menelan air maninya sendiri dengan cara mastrubasi dianggap haram. dan orang tersebut inggin menyucikan dirinya bagai mana cara menyucikan dirinya dari menelan air maninya sendiri ?? walaikumsallam wr wb

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wa'alaikumussalam. Caranya adalah dengan bertaubat dengan taubat yang nasuha. Karena disitu ada 2 kemungkaran: Onani dan minum air mani.

      Cukup anda bertaubat kepada Allah dengan taubat yang nasuha maka dengan izin Allah, Allah akan mengampuninya.

      Hapus
    2. Terimakasih banyak ustad alhamdulillah allah masih mengampuni saya saya sangat bersyukur masih ada harapan sekarang saya sedang berusaha untuk melakukan yang lebih baik.serasa di hati saya semua beban telah hilang terimakasih banyak sekali lagi ustad

      Hapus
  4. Bagaimana kl terlanjur madzi itri tertelan apakah ibadahnya suami tidak sah selamany, terutama sholat...

    BalasHapus

 
Top