1


Walaupun saya belum menjalin pernikahan dengan seorang wanita,walaupun status saya belum menjadi suami yg sah baginya, walaupun saya belum melakukan akad nikah dengannya.

Tak ada salahnya jika saya sedikit menyentuh permasalahan rumah tangga yg sering dikeluhkan kepada saya. Insya Allah akan bermanfaat bagi diri saya kelak pada masa mendatang, dan bermanfaat bagi para pembaca dan kaum muslimin seluruhnya.


"Ingatlah tak ada gading yang tak retak! Istrimu bukanlah bidadari dan kamu bukanlah malaikat. Engkau memiliki kekurangan sebagaimana istrimu memiliki kesalahan.
Maka maklumilah ia.
Allah berfirman
ياأيها الذين امنوا إن من أزواجكم و أولادكم عدوا لكم فاحذروهم و إن تعفوا و تصفحوا و تغفروا فإن الله غفور رحيم
"Wahai orang orang yg beriman sesungguhnya dari istri istri dan anak anak kamu terdapat permushan bagimu. Akan tetapi jika engkau memaafkan,memberikan kemurahan dan mengampuni maka Allah maha pengampun lagi maha penyayang"


Lihatlah kepada isinya! Dan jangan lihat kepada kekosongannya! Lihatlah kepada kebaikannya! Jangan Lihat kepada kesalahannya!
Dan Rasulullahpun mengajarkan untuk melihat isinya, bukan kekosongannya.
Rasulullah bersabda:
لا يكره مؤمن مؤمنة فإن كره منها خلقا رضي منها أخر
"Janganlah suami mukmin membenci istrinya yg beriman, jika ia tidak suka salah satu perngainya, maka ia dapat meridhoi perangai yg lainnya" (HR Muslim)

Ingatlah kaum muslimin, Istri istri nabi pun terkadang melakukan kesalahan. Mulai dari rasa cemburu, rasa marah dan sebagainya. Terus bagaimana dengan istri anda? Lantas engkau membencinya kemudian enggan bertutur kata denganny? Lantas engkau mencibirnya dan mengupas seluruh aibnya? Lantas engkau menggores jiwanya dan menyayat hatinya?
Ingatlah ia seorang wanita yg tercipta dari tulang rusukmu yg bengkok.


Rasulullah bersabda, “Orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya. Orang yang paling baik diantara kamu yaitu yang berakhlak baik kepada isterinya.”

Islam menginginkan agar suami bersikap adil terhadap isterinya. Jika ia tidak menyenangi salah satu sifat isterinya, ia masih bisa mendapatkan sesuatu yang membuatnya menyenanginya dari isterinya tersebut.

Seorang suami juga harus menjaga isterinya dari berbagai hal yang menodai kehormatannya, menjaga harga dirinya, menjunjung kemuliaannya, menjauhkannya dari pembicaraan yang tidak baik. Semua ini termasuk sifat cemburu yang disenangi Allah.

PenulisMuhammad Abdurrahman Al Amiry

Artikel
alamiry.net (Kajian Al Amiry)


Anda diperkenankan untuk menyebarkan, re-publikasi, copy-paste atau mencetak artikel yang ada di alamiry.net dengan menyertakan alamiry.net sebagai sumber artikel.


Ikuti status kami dengan menekan tombol like pada halaman FB Muhammad Abdurrahman Al Amiry , dan tombol follow pada akun Twitter @abdr_alamiry

Poskan Komentar

 
Top