0



Syirik sudah kita pahami bersama adalah sejelek-jeleknya dosa. Namun
sebagian orang keliru dalam memahami syirik, dikira syirik hanyalah bentuk

penyembahan terhadap berhala atau meyakini ada pencipta selain Allah.
Padahal syirik tidak terbatas pada itu saja. Dan sekali lagi syirik yang kita
bahas bukanlah yang artinya ‘ meri’ dalam bahasa Jawa atau artinya iri.
Namun yang dibahas, syirik adalah bentuk peribadahan pada selain Allah.

Beberapa kekeliruan dalam memahami syirik:

Pertama: Syirik dianggap hanyalah bentuk penyembahan terhadap berhala.
Sedangkan bentuk beribadah pada wali, orang sholih atau pada kuburan,
maka bukanlah syirik. Bentuk peribadahan yang ada hanyalah tawassul,
meminta syafa’at atau semacam itu. Sehingga syirik hanyalah bentuk
peribadahan pada berhala.

Bantahan : Bentuk peribadahan kepada berhala adalah di antara jenis syirik.
Syirik adalah meminta pada selain Allah baik dari berhala maupun
selainnya. Dan sesembahan orang musyrik bermacam-macam, tidak hanya
berhala. Sesembahan mereka ada berupa berhala. Ada yang berupa

matahari dan rembulan. Ada yang berupa setan, juga ada yang berupa
pohon dan batu. Ada pula yang menyembah malaikat. Ada pula yang
menyembah wali dan orang sholih. Jadi sekali lagi bukan hanya terbatas
pada penyembahan pada berhala saja.
Dalil bahwasanya sesembahan orang musyrik bukan hanya berhala namun
beraneka ragam, sebagaimana dalil berikut.
ﻭَﻣِﻦْ ﺁﻳَﺎﺗِﻪِ ﺍﻟﻠَّﻴْﻞُ ﻭَﺍﻟﻨَّﻬَﺎﺭُ ﻭَﺍﻟﺸَّﻤْﺲُ ﻭَﺍﻟْﻘَﻤَﺮُ ﻟَﺎ ﺗَﺴْﺠُﺪُﻭﺍ ﻟِﻠﺸَّﻤْﺲِ ﻭَﻟَﺎ ﻟِﻠْﻘَﻤَﺮِ
“ Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah malam, siang, matahari
dan bulan. ” (QS. Fushshilat: 37). Ini menunjukkan bahwa ada orang
musyrik yang menyembah matahari dan rembulan.
ﻭَﻟَﺎ ﻳَﺄْﻣُﺮَﻛُﻢْ ﺃَﻥْ ﺗَﺘَّﺨِﺬُﻭﺍ ﺍﻟْﻤَﻠَﺎﺋِﻜَﺔَ ﻭَﺍﻟﻨَّﺒِﻴِّﻴﻦَ ﺃَﺭْﺑَﺎﺑًﺎ
“ Dan (tidak wajar pula baginya) menyuruhmu menjadikan malaikat dan
para nabi sebagai tuhan. ” (QS. Ali Imran: 80). Dalil yang disebut di sini
menunjukkan bahwa ada orang musyrik yang menyembah malaikat dan
nabi.
ﻭَﺇِﺫْ ﻗَﺎﻝَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻳَﺎ ﻋِﻴﺴَﻰ ﺍﺑْﻦَ ﻣَﺮْﻳَﻢَ ﺃَﺃَﻧﺖَ ﻗُﻠْﺖَ ﻟِﻠﻨَّﺎﺱِ ﺍﺗَّﺨِﺬُﻭﻧِﻲ ﻭَﺃُﻣِّﻲ ﺇِﻟَﻬَﻴْﻦِ ﻣِﻦْ ﺩُﻭﻥِ ﺍﻟﻠَّﻪِ
ﻗَﺎﻝَ ﺳُﺒْﺤَﺎﻧَﻚَ ﻣَﺎ ﻳَﻜُﻮﻥُ ﻟِﻲ ﺃَﻥْ ﺃَﻗُﻮﻝَ ﻣَﺎ ﻟَﻴْﺲَ ﻟِﻲ ﺑِﺤَﻖٍّ ﺇِﻥْ ﻛُﻨﺖُ ﻗُﻠْﺘُﻪُ ﻓَﻘَﺪْ ﻋَﻠِﻤْﺘَﻪُ ﺗَﻌْﻠَﻢُ
ﻣَﺎ ﻓِﻲ ﻧَﻔْﺴِﻲ ﻭَﻟَﺎ ﺃَﻋْﻠَﻢُ ﻣَﺎ ﻓِﻲ ﻧَﻔْﺴِﻚَ ﺇِﻧَّﻚَ ﺃَﻧْﺖَ ﻋَﻠَّﺎﻡُ ﺍﻟْﻐُﻴُﻮﺏِ
“ Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: “Hai Isa putera Maryam, adakah
kamu mengatakan kepada manusia: “Jadikanlah aku dan ibuku dua orang
tuhan selain Allah?”. Isa menjawab: “Maha Suci Engkau, tidaklah patut
bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku
pernah mengatakan maka tentulah Engkau mengetahui apa yang ada pada
diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau.
Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang ghaib-ghaib”. ”(QS.
Al Maidah: 116). Ini juga dalil bahwa Nabi juga ada yang disembah.
ﺃُﻭْﻟَﺌِﻚَ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﻳَﺪْﻋُﻮﻥَ ﻳَﺒْﺘَﻐُﻮﻥَ ﺇِﻟَﻰ ﺭَﺑِّﻬِﻢْ ﺍﻟْﻮَﺳِﻴﻠَﺔَ ﺃَﻳُّﻬُﻢْ ﺃَﻗْﺮَﺏُ ﻭَﻳَﺮْﺟُﻮﻥَ ﺭَﺣْﻤَﺘَﻪُ ﻭَﻳَﺨَﺎﻓُﻮﻥَ
ﻋَﺬَﺍﺑَﻪُ
“ Orang-orang yang mereka seru itu, mereka sendiri mencari jalan kepada
Tuhan mereka siapa di antara mereka yang lebih dekat (kepada Allah) dan
mengharapkan rahmat-Nya dan takut akan azab-Nya. ” (QS. Al Isro’: 57).
Orang sholih pun ada yang disembah dan ini termasuk kesyirikan.
ﺃَﻓَﺮَﺃَﻳْﺘُﻢْ ﺍﻟﻠَّﺎﺕَ ﻭَﺍﻟْﻌُﺰَّﻯ ﻭَﻣَﻨَﺎﺓَ ﺍﻟﺜَّﺎﻟِﺜَﺔَ ﺍﻟْﺄُﺧْﺮَﻯ
“ Maka apakah patut kamu (hai orang-orang musyrik) menganggap al Lata
dan al Uzza, dan Manah yang ketiga, yang paling terkemudian (sebagai
anak perempuan Allah) ” (QS. An Najm: 19-20). Dalil ini juga menunjukkan
pohon dan batu ada yang disembah.

Kedua: Yang dianggap syirik adalah jika meyakini bahwa ada pencipta
selain Allah, ada yang memberi rizki selain Allah dan ada yang mengatur
alam semesta selain Allah. Jadi dianggap seseorang disebut bertauhid jika
meyakini bahwa tidak ada pencipta, pemberi rizki dan pengatur alam
semesta selain Allah.

Bantahan : Keyakinan seperti ini benar. Namun seseorang disebut musyrik
(berbuat syirik) di masa silam bukanlah karena keyakinan di atas. Mereka
tidak disebut musyrik karena tidak meyakini perkara rububiyah di atas.
Mereka sama sekali tidak meyakini bahwa berhala itu dapat mencipta,
memberi rizki, dapat menghidupkan atau mematikan. Berhala-berhala tadi
hanya dijadikan perantara dalam beribadah kepada Allah.
Allah Ta’ala berfirman,
ﻭَﻳَﻌْﺒُﺪُﻭﻥَ ﻣِﻦْ ﺩُﻭﻥِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻣَﺎ ﻟَﺎ ﻳَﻀُﺮُّﻫُﻢْ ﻭَﻟَﺎ ﻳَﻨْﻔَﻌُﻬُﻢْ ﻭَﻳَﻘُﻮﻟُﻮﻥَ ﻫَﺆُﻟَﺎﺀِ ﺷُﻔَﻌَﺎﺅُﻧَﺎ ﻋِﻨْﺪَ ﺍﻟﻠَّﻪِ
“ Dan mereka menyembah selain daripada Allah apa yang tidak dapat
mendatangkan kemudharatan kepada mereka dan tidak (pula) kemanfaatan,
dan mereka berkata: “Mereka itu adalah pemberi syafa’at kepada kami di
sisi Allah”. ” (QS. Yunus: 18). Orang-orang musyrik tidaklah mengatakan
bahwa berhala-berhala tadi menciptakan mereka atau memberi rizki pada
mereka, namun yang mereka yakini, berhala-berhala tersebut bisa
memberikan syafa’at kepada mereka di sisi Allah dan menjadi perantara
pada Allah. Ini adalah keyakinan sesat, yaitu hanya membatasi syirik pada
tauhid rububiyah saja ketika tidak meyakini Allah sebagai pencipta dan
pemberi rizki. Bahkan sejelek-jelek syirik adalah syirik dalam hal uluhiyah
yaitu memalingkan satu jenis ibadah kepada selain Allah. Inilah syirik yang
telah diperingatkan dengan keras dan menjadi misi utama para rasul diutus,
serta menjadi sebab disyari’atkannya jihad. Sedangkan keyakinan bahwa
berhala itu bisa mencipta dan memberi rizki hampir-hampir jarang ditemui,
yang diyakini adalah berhala-berhala tadi dijadikan perantara dan pemberi
syafa’at di sisi Allah.

Ketiga: Yang disebut syirik adalah dalam tauhid hakimiyah yaitu ketika
tidak berhukum dengan hukum Allah.
Bantahan : Ini memang di antara jenis syirik karena pensyariatan hukum
hanya menjadi wewenang Allah. Namun syirik bukan hanya dibatasi dalam
hal ini. Bahkan syirik lebih umum dari itu. Syirik terdapat dalam do’a,
tumbal sembelihan pada selain Allah, nadzar pada selain Allah, dan
istighotsah pada selain Allah. Jika dikhususkan pada tauhid hakimiyah
saja, maka itu keliru.
Jadi, Syirik adalah …
Jika kita merenungkan Al Qur’an yang disebut syirik adalah memalingkan
ibadah pada selain Allah. Dalilnya sebagaimana dalam beberapa ayat
berikut,
ﻭَﻳَﻌْﺒُﺪُﻭﻥَ ﻣِﻦْ ﺩُﻭﻥِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻣَﺎ ﻟَﺎ ﻳَﻀُﺮُّﻫُﻢْ ﻭَﻟَﺎ ﻳَﻨْﻔَﻌُﻬُﻢْ ﻭَﻳَﻘُﻮﻟُﻮﻥَ ﻫَﺆُﻟَﺎﺀِ ﺷُﻔَﻌَﺎﺅُﻧَﺎ ﻋِﻨْﺪَ ﺍﻟﻠَّﻪِ
“ Dan mereka menyembah selain daripada Allah apa yang tidak dapat
mendatangkan kemudharatan kepada mereka dan tidak (pula) kemanfaatan,
dan mereka berkata: “Mereka itu adalah pemberi syafa’at kepada kami di
sisi Allah”. ” (QS. Yunus: 18).
ﻗُﻞِ ﺍﺩْﻋُﻮﺍ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺯَﻋَﻤْﺘُﻢْ ﻣِﻦْ ﺩُﻭﻥِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻟَﺎ ﻳَﻤْﻠِﻜُﻮﻥَ ﻣِﺜْﻘَﺎﻝَ ﺫَﺭَّﺓٍ ﻓِﻲ ﺍﻟﺴَّﻤَﺎﻭَﺍﺕِ ﻭَﻟَﺎ ﻓِﻲ
ﺍﻟْﺄَﺭْﺽِ
“ Katakanlah: ” Serulah mereka yang kamu anggap (sebagai tuhan) selain
Allah, mereka tidak memiliki (kekuasaan) seberat zarrah pun di langit dan
di bumi, dan mereka tidak mempunyai suatu sahampun dalam (penciptaan)
langit dan bumi” (QS. Saba’: 22). Dalil ini menunjukkan syirik dalam do’a
karena dipalingkannya do’a pada selain Allah.
Dalil berikut pula menunjukkan bahwa tumbal sembelihan hanya boleh
untuk Allah,
ﻓَﺼَﻞِّ ﻟِﺮَﺑِّﻚَ ﻭَﺍﻧْﺤَﺮْ
“ Maka dirikanlah shalat karena Rabbmu; dan berqurbanlah” (QS. Al
Kautsar: 2)
ﻗُﻞْ ﺇِﻥَّ ﺻَﻠَﺎﺗِﻲ ﻭَﻧُﺴُﻜِﻲ ﻭَﻣَﺤْﻴَﺎﻱَ ﻭَﻣَﻤَﺎﺗِﻲ ﻟِﻠَّﻪِ ﺭَﺏِّ ﺍﻟْﻌَﺎﻟَﻤِﻴﻦَ (162) ﻟَﺎ ﺷَﺮِﻳﻚَ ﻟَﻪُ ﻭَﺑِﺬَﻟِﻚَ
ﺃُﻣِﺮْﺕُ ﻭَﺃَﻧَﺎ ﺃَﻭَّﻝُ ﺍﻟْﻤُﺴْﻠِﻤِﻴﻦَ (163)
“ Katakanlah: sesungguhnya shalatku, sembelihanku, hidupku dan matiku
hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam. Tiada sekutu bagiNya; dan
demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang
pertama-tama menyerahkan diri (kepada Allah)”. ” (QS. Al An’am:
162-163). Sembelihan dan shalat kepada selain Allah termasuk syirik dan
syirik itu sendiri beraneka ragam macamnya.

Kaedah yang benar dalam memahami syirik:
Syirik adalah memalingkan salah satu ibadah kepada selain Allah. Orang
yang memalingkannya disebut musyrik.

Wallahu waliyyut taufiq.


Dipublikasikan oleh: Muhammad Abdurrahman Al Amiry

Anda diperkenankan untuk menyebarkan, re-publikasi, copy-paste atau mencetak artikel yang ada di al-amiry.blogspot.com dengan menyertakan al-amiry.blogspot.com sebagai sumber artikel

Poskan Komentar

 
Top